Bitcoin dan emas jadi aset terburuk tahun 2026 dalam data Charlie Bilello

Sebagai pengamat pasar crypto di CoinMagnetic, kami mencatat sebuah fenomena historis yang mengejutkan terjadi pada tahun 2026. Berdasarkan data yang dibagikan oleh analis Charlie Bilello, Bitcoin dan emas resmi menempati peringkat sebagai aset utama dengan kinerja terburuk sepanjang tahun ini. Situasi ini menandai momen yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam catatan historis yang ada.
Kondisi ini memiliki latar belakang yang kompleks terkait dinamika makroekonomi global yang sedang berlangsung. Minyak dan kebijakan suku bunga dari The Fed menjadi faktor utama yang memberikan tekanan berat terhadap kedua aset safe haven tersebut. Kenaikan dan pergerakan di sektor energi serta respons bank sentral Amerika Serikat mengubah arah arus modal secara drastis.
Dampak dari tekanan makroekonomi ini sangat terasa di pasar crypto secara keseluruhan. Para investor yang selama ini mengandalkan Bitcoin sebagai lindung nilai mendapati diri mereka berada di tengah volatilitas yang dipicu oleh kebijakan moneter ketat dan pergerakan komoditas lain yang lebih mendominasi perhatian pasar.
Melangkah ke depan, kami di CoinMagnetic melihat bahwa para pelaku pasar harus mencermati langkah selanjutnya dari The Fed serta pergerakan harga minyak mentah. Prospek pemulihan bagi Bitcoin dan emas sangat bergantung pada kapan tekanan eksternal ini mereda dan bagaimana sentimen risiko global bergeser kembali ke aset digital.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Eskalasi pasar menanti keputusan suku bunga The Fed dan opsi Bitcoin 11 miliar dolar

Survei biaya kebutuhan hidup layak tunjukkan disparitas antarwilayah di Indonesia

3 Saham yang Perlu Dipantau Minggu Ini saat Musim Laporan Keuangan Mengguncang Kripto

Matt Hu memproyeksikan penurunan harga bitcoin yang lebih ringan pada masa depan

Dolar AS terus menguat dan menekan rupiah hingga ke level Rp18.000
