Langsung ke konten
PasarNetral

Dolar AS terus menguat dan menekan rupiah hingga ke level Rp18.000

Sumber: CNBC Indonesia
Dolar AS terus menguat dan menekan rupiah hingga ke level Rp18.000

Kami di CoinMagnetic melihat bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan yang signifikan di pasar keuangan. Penguatan mata uang Paman Sam ini menjadi sorotan utama para pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir, terutama karena dampaknya yang langsung terasa pada perekonomian domestik Indonesia.

Kondisi ini terjadi di tengah dinamika global yang kompleks, termasuk kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve yang masih mempertahankan sikap hawkish. Di sisi lain, sentimen pasar global turut memicu perpindahan modal dari aset-aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia, menuju instrumen yang dianggap lebih aman berbasis dolar AS.

Bagi pasar kripto, penguatan dolar AS ini membawa implikasi tersendiri. Sebagian besar aset kripto utama seperti Bitcoin diperdagangkan dalam dolar AS, sehingga penguatan indeks dolar (DXY) sering kali berkolerasi dengan tekanan jual pada kripto. Investor lokal juga harus menghadapi tantangan ganda ketika nilai tukar rupiah melemah hingga mendekati level Rp18.000 per dolar AS, yang mempengaruhi daya beli secara keseluruhan.

Kami memperkirakan pergerakan rupiah dan pasar kripto akan tetap sangat bergantung pada data makroekonomi global selanjutnya, khususnya rilis angka inflasi AS dan langkah kebijakan moneter lanjutan. Para pelaku pasar disarankan untuk terus memantau volatilitas ini dalam strategi pengelolaan portofolio mereka.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait