Penutupan mingguan perak di US$53,83 catat titik terendah sepanjang 2026

Pasar komoditas kembali dikejutkan oleh pergerakan tajam setelah harga perak menyentuh level terendahnya pada tahun 2026. Kami mencatat bahwa logam mulia ini menutup perdagangan hari Jumat di angka US$53,83. Angka tersebut merepresentasikan kejatuhan yang sangat dalam bagi para pelaku pasar yang memantau aset ini secara harian.
Jika ditarik dari rekor tertingginya di US$121,74, perak kini telah kehilangan lebih dari setengah nilainya atau turun hampir 56% sejak Januari. Tekanan jual yang masif ini tidak terjadi secara terisolasi, melainkan bersamaan dengan pelemahan harga emas yang juga merosot turun di bawah US$4.000, memicu kekhawatiran luas di sektor logam mulia.
Bagi para trader di pasar finansial, termasuk ekosistem aset digital yang kerap bersinggungan dengan komoditas makro, tren negatif ini memicu kekhawatiran atas stabilitas sentimen risk-off. Koreksi tajam pada aset tradisional sering kali mencerminkan pergeseran likuiditas global yang secara tidak langsung berdampak pada volatilitas di pasar kripto.
Menghadapi kondisi ini, para trader kini makin bersiap menghadapi potensi penurunan lebih lanjut dalam jangka pendek. Kami melihat bahwa ketidakpastian makroekonomi akan terus menjadi penentu utama arah pergerakan harga perak dan aset terkait lainnya dalam beberapa pekan ke depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Bitcoin bertahan di US$80.546 saat Trump sebut potensi serangan Iran

Suku bunga tinggi pengaruhi pergerakan rupiah dan sektor saham energi

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Grayscale Sebut 3 Aset Kripto yang Bisa Diuntungkan dari Pertumbuhan AI
