IHSG anjlok 1,94 persen ke 5.975 di sesi I karena tekanan global

Kami di CoinMagnetic melihat pergerakan pasar keuangan domestik mengalami tekanan berat pada perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok sebesar 1,94 persen dan terperosok ke level 5.975 pada akhir sesi pertama. Penurunan tajam ini mencerminkan sentimen negatif yang tengah melanda bursa di tengah berbagai ketidakpastian yang berkembang.
Koreksi signifikan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan dipicu oleh kombinasi tekanan dari pasar global serta sentimen makroekonomi yang kurang bersahabat. Berbagai bursa internasional menghadapi gelombang jual akibat kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat. Kondisi tersebut dengan cepat menjalar ke pasar domestik dan menekan berbagai sektor utama di Bursa Efek Indonesia.
Dampak langsung dari penurunan ini terlihat jelas pada kinerja sektoral, di mana sektor energi memimpin koreksi dengan kejatuhan mencapai 3,57 persen. Penurunan harga komoditas global turut memperberat langkah saham-saham emiten energi. Tekanan jual yang masif ini tentu mempengaruhi portofolio para pelaku pasar, termasuk mereka yang juga berinvestasi pada aset kripto karena korelasi sentimen risk-off yang kerap terjadi antara pasar saham dan aset digital.
Ke depan, kami menyarankan para pelaku pasar untuk tetap waspada dan mencermati perkembangan data penting dari luar negeri. Rilis data inflasi dari Amerika Serikat dan China akan menjadi katalis kunci penentu arah pasar berikutnya. Angka inflasi tersebut akan sangat memengaruhi langkah bank sentral global dalam menentukan kebijakan moneter selanjutnya, yang pada gilirannya akan kembali menentukan arah pergerakan pasar finansial global dan domestik.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

IHSG anjlok 1,93 persen saat investor asing lepas Rp166 miliar di sesi I

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat - Batu Bara Melemah

Aksi jual asing tekan IHSG 1,93 persen pada sesi I perdagangan 12 Oktober 2026

Indeks Dolar AS bertahan di 102,2 saat analis perdebatkan garis tren

ASII Mau Kuasai Hampir 85% Saham AUTO Lewat Skema Tender Sukarela
