Video: "Racikan Jamu" BI di Tengah Gejolak Global

Kami di CoinMagnetic melihat bahwa Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan atau yang kerap diistilahkan sebagai racikan jamu untuk meredam dampak tekanan global terhadap perekonomian domestik. Di tengah ketidakpastian pasar keuangan internasional yang tinggi, bank sentral perlu mengambil langkah-langkah taktis guna menjaga keseimbangan makroekonomi.
Kebijakan ini menjadi sangat penting mengingat gejolak global yang bersumber dari dinamika geopolitik serta arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, terus memberikan tekanan berat bagi negara-negara berkembang. Bank Indonesia berupaya memastikan likuiditas domestik tetap terjaga dan volatilitas nilai tukar rupiah dapat ditekan melalui instrumen moneter yang ada.
Bagi pasar kripto dan aset keuangan secara keseluruhan, stabilitas makroekonomi yang dijaga oleh Bank Indonesia memberikan pengaruh psikologis tersendiri bagi investor di Indonesia. Ketahanan rupiah yang lebih baik di tengah badai global dapat membantu mempertahankan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, termasuk aset digital, meskipun sentimen eksternal tetap mendominasi.
Kedepan, kami memperkirakan Bank Indonesia akan tetap memantau ketat indikator-indikator ekonomi global maupun domestik untuk menentukan langkah lanjutan yang paling tepat. Pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan kebijakan yang cepat seiring dengan perkembangan situasi ekonomi makro internasional.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Pendapatan Waskita Karya melonjak ke Rp8,13 triliun pada kuartal III-2026

Kegagalan breakout 21 Oktober tahan harga Bitcoin di level US$82.486

IHSG melesat 1,12 persen ke level 5.387,91 ditopang transaksi saham BUMN

Prabowo: 364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN
