Langsung ke konten
PasarNetral

Kegagalan breakout 21 Oktober tahan harga Bitcoin di level US$82.486

Sumber: BeInCrypto ID
Kegagalan breakout 21 Oktober tahan harga Bitcoin di level US$82.486

Tanggal 21 kembali terbukti menjadi periode yang menantang bagi para pembeli di pasar Bitcoin. Berdasarkan data BeInCrypto Markets, harga aset kripto terbesar ini mengalami penurunan sebesar 0,28% dalam 24 jam terakhir dan berada di kisaran US$82.486. Reli harga yang sempat menunjukkan tanda-tanda penguatan harus tertahan secara mendadak akibat kegagalan menembus batas resistensi yang krusial.

Kondisi ini memicu gelombang likuidasi massal bagi para trader yang mengambil posisi long di pasar berjangka. Fenomena tersebut menyoroti tingginya volatilitas yang kerap terjadi pada tanggal-tanggal tertentu setiap bulannya, di mana tekanan jual mendadak mendominasi aktivitas perdagangan dan meredam optimisme investor jangka pendek.

Analis kripto terkenal Benjamin Cowen memberikan catatan penting terkait pola pergerakan harga ini. Ia mengamati bahwa tanggal 21 juga pernah bertindak sebagai batas atas atau titik penolakan harga yang signifikan pada bulan Juli dan September lalu, memperkuat indikasi adanya pola berulang dalam dinamika pasar Bitcoin.

Bagi pasar kripto secara keseluruhan, kegagalan breakout ini menunjukkan bahwa tekanan jual di level harga tertentu masih sangat dominan. Pelaku pasar kini harus lebih waspada terhadap potensi konsolidasi lanjutan atau koreksi yang lebih dalam jika level dukungan terdekat gagal bertahan di tengah ketidakpastian makroekonomi.

Kedepannya, para investor dan analis akan memantau ketat apakah pola tanggal 21 ini akan kembali berulang pada siklus bulanan berikutnya. Langkah pemulihan Bitcoin akan sangat bergantung pada kemampuan pembeli untuk menembus dinding jual yang selama ini konsisten menahan laju kenaikan harga.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait