Saham American Express turun 3,62% di tengah rencana PHK 5% karyawan

Di CoinMagnetic, kami mencatat pergerakan mengejutkan pada saham American Express (Amex) yang ditutup turun 3,62% pada hari Jumat. Penurunan ini terjadi meskipun raksasa kartu kredit tersebut berhasil melampaui estimasi laba pada kuartal III, sebuah hasil yang biasanya mendongkrak harga saham.
Langkah mengejutkan ini diiringi oleh pengumuman perusahaan mengenai rencana untuk memangkas sekitar 5% dari total 77.000 karyawan globalnya. Restrukturisasi besar-besaran ini diambil sebagai langkah strategis perusahaan dalam mempersiapkan diri menghadapi era kecerdasan buatan (AI) yang masif.
Selain pemutusan hubungan kerja tersebut, Amex juga mengumumkan bahwa mereka akan menanggung biaya restrukturisasi sebesar US$336 juta yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan rencana efisiensi ini. Pasar merespons kombinasi biaya besar dan pengurangan tenaga kerja ini dengan kekhawatiran jangka pendek.
Bagi pasar keuangan secara lebih luas, termasuk sektor aset digital dan teknologi, langkah efisiensi ini menunjukkan bagaimana adopsi AI mulai mengubah struktur ketenagakerjaan di perusahaan-perusahaan finansial tradisional secara nyata.
Kami melihat bahwa ke depannya, para pelaku pasar akan terus memantau efektivitas transisi berbasis AI ini dan dampaknya terhadap profitabilitas jangka panjang Amex di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Raja mobil dunia alami kerugian besar dan lakukan PHK masif di tengah krisis

De Javasche Bank dirampok dua pengusaha properti senilai Rp157 miliar pada 1902

Prospek 2027 tunjukkan risiko perlambatan ekonomi dan potensi resesi global

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas
