Program satu orang satu rekening bidik 25 juta warga kurang mampu di Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menetapkan target ambisius untuk mendongkrak tingkat inklusi keuangan nasional hingga mencapai angka 99 persen. Target tinggi ini akan dikejar terutama melalui penerapan program satu orang satu rekening yang dicanangkan secara nasional.
Kebijakan strategis ini dirancang dengan menyasar kelompok masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal, khususnya 25 juta warga kurang mampu di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperluas akses layanan keuangan yang merata bagi seluruh lapisan penduduk di Indonesia.
Bagi sektor keuangan dan kripto, peningkatan inklusi finansial ini memiliki arti penting dalam memperluas basis literasi ekonomi digital masyarakat. Dengan semakin banyaknya warga yang memiliki akses ke sistem keuangan formal, adopsi teknologi finansial termasuk aset digital diharapkan dapat tumbuh secara lebih sehat dan terstruktur di masa mendatang.
Ke depan, pemerintah bersama otoritas terkait akan fokus pada implementasi teknis di lapangan untuk memastikan program ini tepat sasaran. Tantangan utama selanjutnya adalah menjaga keberlanjutan penggunaan rekening tersebut serta memberikan edukasi finansial yang memadai bagi jutaan penerima manfaat baru ini.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

CoinDCX Bantah Peretasan US$16 Juta, Telusuri Wallet yang Dicurigai ke Insiden 2025

Survei OJK catat literasi keuangan Indonesia capai 69% dengan inklusi 93%

Bitunix kerek dana proteksi jadi US$50 juta untuk lindungi pengguna

Kejari Indramayu Serahkan Hasil Sita BPR Bangkrut Rp2,78 M ke LPS

Saham ANTM tetap solid meski keluar dari indeks MSCI Global Standard
