Pasar XRP Terbesar di Korea Mulai Melandai saat Leverage Naik di Tempat Lain

Pasar XRP (XRP) di Korea Selatan menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan, terutama di dua bursa utama, yaitu Upbit dan Bithumb. Aktivitas trading di pasar spot semakin melandai, dengan volume yang terus menurun, sementara trader di pasar derivatif justru meningkatkan posisi leverage mereka. Hal ini menunjukkan pergeseran perilaku di kalangan trader, di mana mereka mulai lebih memilih untuk mengambil risiko di pasar yang lebih berisiko, seperti derivatif, dibandingkan dengan perdagangan spot yang lebih stabil.
Penurunan aktivitas di pasar spot XRP menjadi perhatian karena Korea Selatan merupakan salah satu pasar terbesar untuk cryptocurrency ini. Dalam beberapa tahun terakhir, XRP telah menjadi salah satu aset kripto yang sangat diperhatikan, terutama setelah berbagai berita mengenai regulasi dan litigasi yang melibatkan Ripple, perusahaan di balik XRP. Penurunan ini dapat diartikan sebagai tanda bahwa trader mungkin mulai kehilangan minat, terutama mengingat bahwa tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan masih ada.
Dampak dari penurunan aktivitas di pasar spot XRP dapat memengaruhi harga dan sentimen pasar secara keseluruhan. Ketika volume trading menurun, likuiditas di pasar juga berkurang, yang dapat menyebabkan pergerakan harga yang lebih volatil. Selain itu, peningkatan posisi leverage di bursa derivatif menunjukkan bahwa trader berusaha untuk memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka pendek. Jika harga XRP terus tertekan, hal ini bisa berpotensi menyebabkan likuidasi di posisi leverage, yang dapat memperburuk kondisi pasar dan menambah tekanan pada harga XRP.
Melihat prospek ke depan, kami memperkirakan bahwa pasar XRP akan terus dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti regulasi dan sentimen pasar global. Jika ketidakpastian mengenai status hukum XRP di Amerika Serikat berlanjut, hal ini dapat menghambat pemulihan harga XRP di pasar. Namun, jika trader mulai menemukan kembali minat di pasar spot dan ada peningkatan volume trading, ini bisa menjadi sinyal positif bagi XRP.
Dalam jangka pendek, kami akan memantau dengan cermat perkembangan yang terjadi di pasar, termasuk perubahan dalam volume trading dan posisi leverage. Pelaku pasar perlu tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang dapat terjadi akibat pergerakan harga yang tajam, baik di pasar spot maupun derivatif. Keterlibatan komunitas XRP dan berita terkait juga akan menjadi faktor kunci yang menentukan arah pergerakan harga di masa mendatang.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Juli 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Hargreaves Lansdown mulai jual Bitcoin untuk 2 juta pengguna di Inggris

Binance awasi 4 token dengan Monitoring Tag, risiko delisting meningkat

Aster Pimpin Token Perp DEX dengan 256.000 Holder, 5 Kali Lipat dari Rival Terdekat

Bursa Asia menguat pada 4 September 2026 setelah penguatan Wall Street

Bursa Asia dibuka bervariasi di tengah aksi jual obligasi dan ketegangan Timur Tengah
