Binance awasi 4 token dengan Monitoring Tag, risiko delisting meningkat

Pada tanggal 4 September, Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, mengumumkan penambahan Monitoring Tag pada empat token, yaitu AVA (AVA), Gains Network (GNS), Scroll (SCR), dan Towns Protocol (TOWNS). Penandaan ini menunjukkan bahwa keempat token tersebut akan mendapat pengawasan yang lebih ketat dari pihak Binance, yang berpotensi mengindikasikan risiko delisting jika mereka tidak memenuhi standar tertentu. Keputusan ini segera memicu reaksi dari para trader di pasar.
Penting untuk dicatat bahwa label Monitoring Tag ini merupakan langkah dari Binance untuk melindungi para investor dan menjaga integritas platform. Dengan adanya label ini, Binance menunjukkan komitmennya dalam melakukan evaluasi aktif terhadap aset yang diperdagangkan di platform mereka. Keputusan untuk memberikan tag ini biasanya didasarkan pada kriteria tertentu, termasuk likuiditas, volume perdagangan, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Dampak langsung dari pengumuman ini terlihat pada pergerakan harga keempat token tersebut. Setelah pengumuman, AVA, GNS, SCR, dan TOWNS mengalami penurunan nilai yang signifikan. Trader yang khawatir akan potensi delisting berusaha menjual aset mereka dengan cepat, yang mengakibatkan penurunan harga lebih lanjut. Situasi ini mencerminkan ketidakpastian yang sering kali menyertai tindakan pengawasan dari bursa besar seperti Binance.
Kedepannya, prospek untuk keempat token ini akan sangat tergantung pada bagaimana mereka dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Binance. Jika mereka mampu meningkatkan likuiditas dan volume perdagangan, ada kemungkinan label Monitoring Tag dapat dicabut. Namun, jika tidak, risiko delisting tetap mengintai, yang dapat berdampak lebih lanjut pada kepercayaan investor dan harga token tersebut.
Sebagai investor, penting untuk terus memantau perkembangan ini dan memahami bahwa keputusan dari bursa besar seperti Binance dapat mempengaruhi pasar secara keseluruhan. Trader disarankan untuk melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan terkait investasi dalam token yang kini berada di bawah pengawasan ketat ini.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Aster Pimpin Token Perp DEX dengan 256.000 Holder, 5 Kali Lipat dari Rival Terdekat

Bursa Asia menguat pada 4 September 2026 setelah penguatan Wall Street

Bursa Asia dibuka bervariasi di tengah aksi jual obligasi dan ketegangan Timur Tengah

Mengapa Co-Founder Coinbase Mengejar Ladang Minyak Venezuela?

OJK jelaskan penundaan RUPSLB Bursa Efek Indonesia
