Langsung ke konten
PasarNaik

Data pekerjaan lemah dorong Nikkei naik 2,5% dan turunkan peluang kenaikan suku bunga

Sumber: BeInCrypto ID
Data pekerjaan lemah dorong Nikkei naik 2,5% dan turunkan peluang kenaikan suku bunga

Indeks Nikkei mengalami kenaikan sekitar 2,5% pada hari Senin setelah data pekerjaan yang lemah menunjukkan bahwa peluang untuk kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan Oktober berada di bawah 25%. Kenaikan ini juga didorong oleh reli saham chip di kawasan Asia, yang menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pentingnya data pekerjaan yang dirilis baru-baru ini tidak bisa diabaikan. Data ini memberikan gambaran tentang kesehatan ekonomi AS, yang menjadi acuan bagi banyak investor. Dengan rendahnya peluang kenaikan suku bunga, pasar merespons positif, mengindikasikan bahwa investor merasa lebih nyaman untuk berinvestasi di saham, terutama di sektor teknologi dan chip yang saat ini sedang berkembang.

Dampak dari situasi ini terhadap pasar crypto juga patut dicermati. Ketidakpastian tentang kebijakan moneter dapat menyebabkan investor beralih ke aset digital sebagai bentuk perlindungan nilai. Jika pasar saham menunjukkan tren positif, ada kemungkinan investor akan mengalihkan sebagian dari modal mereka ke dalam cryptocurrency, yang dapat mendongkrak harga dan volume perdagangan.

Ke depan, investor akan memantau dengan saksama data ekonomi selanjutnya, termasuk laporan inflasi dan pengangguran, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan The Fed. Jika data menunjukkan bahwa inflasi masih terkendali, ada kemungkinan besar bahwa The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga, yang bisa menjadi kabar baik bagi pasar saham dan crypto di masa mendatang. Dengan demikian, perkembangan di ekonomi AS akan terus mempengaruhi sentimen pasar secara luas.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait