Morgan Stanley perkirakan penurunan lebih dalam bagi indeks CSI 300 dan Hang Seng

Tahun ini menjadi periode yang sangat menantang bagi pasar saham Cina, dengan indeks CSI 300 yang tercatat mengalami penurunan sebesar 13,44% sepanjang tahun 2026. Tekanan serupa juga menimpa indeks Hang Seng yang terperosok hingga 11,87%. Kami mengamati bahwa sentimen investor tetap terjebak dalam pesimisme, terutama karena laporan keuangan emiten yang terus menekan batas bawah valuasi pasar di tengah minimnya katalis positif.
Konteks dari gejolak ini berakar pada perlambatan ekonomi yang terus menghantui pasar domestik Cina. Morgan Stanley menyoroti bahwa ketidakpastian kebijakan serta lemahnya konsumsi domestik menjadi faktor utama yang menghambat pemulihan harga saham. Bank investasi global tersebut menegaskan bahwa pasar saat ini masih dalam fase pencarian titik terendah, di mana tekanan jual masih mendominasi dibandingkan upaya akumulasi oleh para investor institusional.
Bagi investor di dunia aset kripto, dinamika pasar saham Cina memiliki dampak tidak langsung yang cukup signifikan terhadap selera risiko global. Kami mencatat bahwa korelasi antara pasar saham tradisional dan aset digital sering kali meningkat saat terjadi kepanikan di pasar modal. Ketika indeks utama seperti CSI 300 mengalami tekanan jual yang masif, likuiditas global cenderung beralih ke aset yang lebih aman, yang sering kali berdampak pada volatilitas aset kripto sebagai kelas aset berisiko tinggi.
Ke depannya, Morgan Stanley telah menetapkan proyeksi teknis mengenai titik terendah pasar dan garis waktu yang diharapkan untuk pembalikan tren. Fokus utama kini tertuju pada indikator pergerakan harga yang bisa menjadi tanda valid bahwa pasar telah menyentuh dasar atau bottom. Kami menyarankan para pelaku pasar untuk terus memantau pembaruan data ekonomi Cina, karena stabilitas di pasar ekuitas tersebut merupakan prasyarat penting bagi pemulihan selera risiko investor secara luas di pasar global.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Teguk keluar dari papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia

Bea Cukai Ungkap 5 Bandara RI Jadi Jalur Perdagangan Emas Ilegal Dunia

Dan Niles melihat kemiripan pasar kecerdasan buatan dengan gelembung internet 1998

Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!
