Langsung ke konten
PasarNetral

Mengapa Trader Kripto Terus Rugi? Analis Bitbull Menjelaskan

Sumber: BeInCrypto ID
Mengapa Trader Kripto Terus Rugi? Analis Bitbull Menjelaskan

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh volatilitas tinggi setelah harga Bitcoin, yang hampir menyentuh US$85.000 pada minggu lalu, justru kesulitan untuk bertahan di atas level US$80.000 beberapa hari berselang. Pergerakan harga yang cepat ini membuat para trader yang sebelumnya bertaruh pada pemulihan pasar tiba-tiba harus menghadapi gelombang aksi jual baru yang cukup menekan.

Sebagai tim pengamat di CoinMagnetic, kami melihat fenomena ini sebagai cerminan dari kondisi makro pasar derivatif yang rapuh. Pembalikan arah yang tajam ini terjadi karena akumulasi taruhan dengan leverage yang tetap berada di level tinggi, sementara di sisi lain minat beli riil dari pelaku pasar mulai menunjukkan penurunan yang signifikan.

Berdasarkan laporan pasar terbaru yang dirilis oleh Glassnode, situasi ini menempatkan pasar futures Bitcoin dalam posisi yang sangat rentan terhadap guncangan pergerakan harga. Tingginya posisi leverage tanpa sokongan volume pembelian spot yang memadai menciptakan lingkungan yang sangat rawan terhadap likuiditas beruntun bagi para trader posisi panjang (long).

Dampak dari dinamika ini langsung terasa pada likuidasi massal yang memperdalam koreksi harga secara singkat. Ketika harga tergelincir dari target psikologisnya, posisi-posisi berisiko tinggi tersebut dipaksa tutup, yang pada akhirnya semakin menekan stabilitas harga Bitcoin di bursa.

Melihat ke depan, kami memperkirakan pasar akan terus bergerak fluktuatif selama rasio leverage belum kembali ke zona sehat. Para pelaku pasar disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau indikator on-chain secara ketat guna membaca arah tren berikutnya di tengah ketidakpastian ini.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait