Ledger Hentikan Penjualan Reseller setelah Klaim Drain US$86 Juta: Apakah Perangkatnya Pernah Dimanipulasi?

Kami di CoinMagnetic mencermati langkah tegas yang diambil oleh Ledger baru-baru ini. Perusahaan pembuat dompet Kripto fisik tersebut memutuskan untuk menghentikan penjualan melalui salah satu reseller resminya, CryptoBilis, menyusul klaim mengejutkan dari seorang analis independen mengenai potensi kerugian pengguna yang mencapai US$86 juta akibat perangkat yang diduga telah dimanipulasi.
Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran yang kian meningkat di kalangan komunitas kripto terkait keamanan rantai pasokan perangkat keras. Sebagai latar belakang, insiden semacam ini menyoroti kerentanan potensial dalam ekosistem distribusi ritel, di mana perangkat penyimpanan dingin dapat disusupi sebelum sampai ke tangan pengguna akhir yang sah untuk mengamankan aset digital mereka.
Bagi pasar kripto secara keseluruhan, berita ini langsung memicu gelombang kekhawatiran mengenai keandalan solusi penyimpanan mandiri atau self-custody. Kepercayaan publik terhadap perangkat keras - yang selama ini dianggap sebagai benteng pertahanan paling aman dari serangan peretasan online - mendadak diuji kembali, yang berpotensi mendorong para investor untuk lebih waspada dalam memilih jalur pembelian perangkat keamanan mereka.
Ke depan, kami memperkirakan Ledger akan memperketat audit terhadap seluruh jaringan distributor dan reseller global mereka untuk memulihkan kepercayaan konsumen. Para pelaku pasar dan investor disarankan untuk selalu memverifikasi keaslian perangkat keras langsung dari sumber resmi dan menghindari pembelian dari pihak ketiga yang tidak terverifikasi secara ketat.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Tiga altcoin mendekati rekor tertinggi dengan potensi lonjakan akhir pekan ini

Raheim Hamilton divonis 40 tahun penjara dan harus serahkan 1.230 Bitcoin

Tiga faktor utama picu aksi jual masif di pasar aset kripto

Matthew Green sebut kemajuan kecerdasan buatan ancam kriptografi wallet

Tekanan global tekan rupiah walau ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen
