Aksi jual orang dalam picu kejatuhan altcoin baru Binance hingga 40 persen

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh pergerakan harga yang tajam pada sebuah token robotika baru yang mengalami kejatuhan nilai hampir 40% dalam waktu seminggu setelah resmi melakukan listing di bursa Binance. Penurunan drastis ini menarik perhatian luas dari para pelaku pasar dan pengamat industri yang memantau ketat dinamika aset digital baru tersebut. Kejatuhan harga yang begitu cepat dalam skala besar selalu meninggalkan kekhawatiran mendalam mengenai stabilitas harga awal setelah sebuah token masuk ke pasar terbuka.
Di balik kejatuhan nilai tersebut, penyelidik on-chain terkenal ZachXBT secara terbuka menyalahkan pihak internal atas manipulasi atau aksi jual yang terjadi. Tuduhan dari analis independen ini menyoroti masalah klasik dalam industri kripto terkait alokasi token dan potensi tindakan merugikan dari pihak-pihak yang memiliki akses awal terhadap aset tersebut. Kehadiran suara-suara kredibel dalam mengungkap pola transaksi mencurigakan memberikan tekanan tambahan terhadap proyek yang bersangkutan.
Di sisi lain, pihak pengembang atau entitas yang terkait dengan proyek, yaitu Axis, memberikan pembelaan dan menuding mitra trading sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kekacauan pasar ini. Saling lempar tanggung jawab antara penyelidik independen dan pengelola proyek menciptakan ketidakpastian yang signifikan di kalangan investor. Situasi ini berdampak langsung pada sentimen pasar terhadap altcoin baru, di mana kepercayaan publik mengalami pukulan telak akibat dugaan praktik kecurangan di balik layar.
Bagi pasar kripto secara keseluruhan, insiden ini memperkuat seruan agar bursa besar dan pengembang meningkatkan transparansi terkait distribusi token dan aktivitas pembuat pasar atau market maker. Investor kini semakin berhati-hati dalam mengevaluasi aset baru yang listing di platform pertukaran utama guna menghindari risiko kerugian mendadak akibat tindakan pihak internal. Kasus ini menjadi pengingat penting akan volatilitas ekstrem yang masih menjadi bayang-bayang utama dalam investasi altcoin.
Kedepannya, para pelaku pasar dan komunitas kripto akan menantikan langkah lanjutan dari bursa terkait serta transparansi lebih lanjut dari pihak proyek untuk membersihkan nama mereka. Pengawasan yang lebih ketat dari para penyelidik on-chain seperti ZachXBT dipastikan akan terus berlanjut terhadap proyek-proyek serupa. Perkembangan investigasi ini akan menjadi penentu apakah kepercayaan terhadap token tersebut dapat pulih atau justru berujung pada ditinggalkan oleh para investor.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

KuCoin ikut batasi akses pengguna Rusia dan Belarus akibat sanksi Eropa

AS Jatuhkan Sanksi kepada Dua Warga Rusia yang Dituduh Ubah US$5,5 Juta Aset Kripto untuk Korea Utara

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Penurunan 21% pada LINK di Oktober iringi arus keluar exchange

BEI Coret BCA hingga BUMI dari Daftar Short Selling November 2026
