Langsung ke konten
BursaNetral

Penurunan 21% pada LINK di Oktober iringi arus keluar exchange

Sumber: BeInCrypto ID
Penurunan 21% pada LINK di Oktober iringi arus keluar exchange

Pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang kompleks ketika Chainlink atau LINK mengalami penurunan harga sebesar 20,8% sepanjang bulan Oktober ini. Penurunan tersebut terjadi di tengah kondisi pergerakan token yang cukup unik, di mana LINK tercatat terus keluar dari bursa Binance selama 18 hari berturut-turut.

Dalam analisis pasar kripto, arus keluar token dari exchange secara tradisional sering kali dibaca sebagai sinyal positif bagi para pembeli atau bull. Kondisi ini biasanya mengindikasikan bahwa para investor memilih untuk menarik aset mereka keluar dari bursa untuk disimpan dalam jangka panjang, yang lazimnya mengurangi tekanan jual langsung di pasar.

Namun, realitas pergerakan harga kali ini tidak sejalan dengan pola arus keluar tersebut. Jika diamati lebih mendalam, tren ini ternyata diiringi oleh catatan setoran besar ke Binance yang terjadi sebelumnya, yang diidentifikasi menjadi salah satu faktor pemicu tekanan harga yang menekan nilai LINK sepanjang bulan ini.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana indikator on-chain seperti arus keluar bursa tidak selalu langsung berbanding lurus dengan penguatan harga dalam jangka pendek. Para pelaku pasar kini harus mencermati berbagai variabel lain, termasuk aktivitas dari para pembeli di produk exchange-traded, untuk memahami arah tren selanjutnya.

Ke depannya, para pengamat pasar akan terus memantau apakah akumulasi jangka panjang melalui arus keluar dari exchange ini pada akhirnya mampu meredam tekanan jual dan membalikkan arah harga LINK. Konsistensi data on-chain dan volume perdagangan di bursa akan menjadi penentu utama bagi pemulihan nilai aset ini di sisa kuartal ini.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait