Tekanan jual dorong IHSG merosot 1,29 persen ke posisi 5.032,44 pada sesi pertama

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah sebesar 1,29 persen ke level 5.032,44 pada perdagangan sesi pertama. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan jual yang melanda berbagai sektor di pasar modal domestik sejak pembukaan perdagangan pagi tadi.
Pergerakan IHSG ini mencerminkan dinamika pasar yang sedang menghadapi berbagai sentimen negatif. Volume transaksi tercatat mencapai Rp5,6 triliun, menunjukkan tingkat keaktifan pelaku pasar yang cukup tinggi dalam merespons tekanan jual yang terjadi pada sesi pertama ini.
Bagi pasar aset kripto, sentimen negatif di pasar saham tradisional seringkali berdampak pada koreksi likuiditas secara keseluruhan. Investor cenderung bersikap lebih hati-hati dan mengamankan aset mereka ketika pasar keuangan konvensional mengalami tekanan turun yang signifikan seperti hari ini.
Kami melihat bahwa pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen pasar global maupun domestik yang berkembang. Pelaku pasar diimbau untuk terus memantau perkembangan volume transaksi dan indikator ekonomi makro guna menghadapi potensi volatilitas lanjutan di pasar keuangan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Volatilitas bitcoin menyamai titik terendah 2023 di tengah prediksi reli

Backlog AWS capai USD578 miliar dengan pertumbuhan tiga digit

Harga Cabai Semahal Daging, Bos BI Ungkap Penyebabnya

Dugaan peretasan Binance seret Bitcoin turun di bawah US$78.000

Ekspansi pasar prediksi DraftKings memicu persaingan ketat dengan Polymarket
