Kreatif Media Karya tingkatkan kepemilikan di Bukalapak jadi 45,68%

Kreatif Media Karya, anak perusahaan Grup Emtek, baru saja melakukan pembelian besar-besaran dengan mengakuisisi 803 juta saham Bukalapak (BUKA) senilai Rp101,21 miliar. Dengan transaksi ini, kepemilikan Kreatif Media Karya di Bukalapak meningkat menjadi 45,68% dari total hak suara yang ada. Langkah ini menunjukkan komitmen Grup Emtek untuk terus berinvestasi dalam ekosistem digital Indonesia, khususnya dalam platform e-commerce yang tengah berkembang pesat.
Pentingnya akuisisi ini tidak bisa dianggap remeh, sebab Bukalapak merupakan salah satu pemain utama di pasar e-commerce Indonesia. Sejak didirikan, Bukalapak telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan menjadi platform yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbelanja online. Dalam konteks industri yang kompetitif, peningkatan kepemilikan ini dapat memberikan keuntungan strategis bagi Grup Emtek, karena Bukalapak berpotensi menjadi lebih dominan di pasar yang semakin terbuka dan dinamis.
Dari sisi pasar, langkah ini bisa memengaruhi sentimen investor terhadap saham Bukalapak dan Grup Emtek. Peningkatan kepemilikan oleh perusahaan yang sudah mapan seperti Grup Emtek dapat memberikan sinyal positif kepada pasar. Investor mungkin melihat ini sebagai tanda kepercayaan yang kuat terhadap potensi pertumbuhan Bukalapak di masa depan. Hal ini bisa berdampak pada kenaikan harga saham Bukalapak di bursa, karena investor cenderung merespons positif terhadap berita akuisisi yang signifikan.
Ke depan, kami berharap bahwa akuisisi ini akan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara Kreatif Media Karya dan Bukalapak. Dengan dukungan dari Grup Emtek, Bukalapak diharapkan dapat meningkatkan inovasi dan layanan kepada pelanggannya. Selain itu, kami juga akan mengawasi langkah-langkah strategis yang diambil oleh kedua perusahaan untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan di pasar e-commerce Indonesia yang semakin kompetitif.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% dan Demutualisasi

Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

Tekanan global dan aliran modal asing dorong rupiah ke level Rp18.079 per dolar AS

IHSG kembali ke level 5.400 saat bursa Wall Street mengalami kejatuhan
