Buyback Treasury Capai US$6 Miliar Lagi: Jadi, Kenapa Bitcoin di Bawah US$80.000?

Pasar kripto kembali dikejutkan oleh langkah agresif dari korporasi Treasury yang berhasil memenuhi program buyback senilai US$6 miliar. Di masa lalu, injeksi likuiditas skala besar seperti ini sering kali menjadi katalis utama yang mendorong kenaikan harga aset digital secara instan. Namun, situasi kali ini menunjukkan dinamika yang jauh berbeda di mana Bitcoin tetap tertahan dan bergerak di bawah level psikologis US$80.000.
Sebagai konteks, langkah pembelian kembali ini dilakukan di tengah lanskap makroekonomi yang terus bergeser sejak lonjakan besar pada bulan Agustus lalu. Pada periode tersebut, sentimen pasar didorong oleh optimisme regulasi dan arus masuk modal institusional yang masif. Kini, para pelaku pasar dihadapkan pada realitas baru di mana likuiditas tambahan tidak lagi secara otomatis memicu reli harga seperti sebelumnya.
Dari sudut pandang dampak pasar, kegagalan Bitcoin untuk merespons positif aksi buyback US$6 miliar ini mengindikasikan adanya kelelahan beli di kalangan investor ritel maupun institusi. Tekanan jual yang masih membayangi serta pergeseran fokus investor ke aset lain membuat pasar kripto utama kesulitan untuk menembus resistensi penting. Kondisi ini mencerminkan berkurangnya efektivitas stimulus likuiditas parsial terhadap valuasi aset secara keseluruhan.
Melihat ke depan, para analis di tim kami memperkirakan bahwa pergerakan Bitcoin akan tetap konsolidatif dalam jangka pendek hingga menengah. Pasar kini menantikan katalis fundamental baru yang lebih kuat, seperti kejelasan kebijakan moneter global atau perubahan signifikan pada volume perdagangan spot. Tanpa dorongan tambahan tersebut, level US$80.000 tampaknya akan menjadi batas atas yang sulit ditembus dalam waktu dekat.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Truth Social kantongi hingga US$100.000 per bulan dari raksasa keuangan

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Indeks Harga Saham Gabungan melangkah naik ke level 5.305 pada awal perdagangan

Saham Samsung Turun 3% Meski Laba Melewati US$80 Miliar: Apakah Kuartal Rekor Masih Belum Cukup?

Indeks harga saham gabungan naik ke level 5.282,31 didorong aksi beli asing
