Truth Social kantongi hingga US$100.000 per bulan dari raksasa keuangan

Kami di CoinMagnetic menyoroti laporan terbaru yang mengungkap bahwa sejumlah perusahaan keuangan besar, termasuk Bloomberg, Susquehanna, dan Jump Trading, dikabarkan membayar biaya hingga US$100.000 per bulan. Pembayaran tersebut ditujukan kepada Truth Social agar para institusi ini bisa mendapatkan akses lebih cepat ke setiap postingan yang diunggah oleh Donald Trump.
Latar belakang dari langkah ini berakar dari tingginya volatilitas pasar yang kerap dipicu oleh pernyataan mendadak dari tokoh politik penting. Di era digital saat ini, kecepatan informasi adalah kunci utama bagi para pelaku pasar institusional untuk mengambil keputusan investasi atau trading sebelum publik umum mengetahuinya.
Bagi pasar kripto secara khusus, pengungkapan ini menunjukkan betapa sensitifnya pergerakan aset digital terhadap sentimen politik dan regulasi. Kecepatan akses terhadap pandangan atau kebijakan yang disuarakan oleh tokoh seperti Donald Trump dapat langsung diterjemahkan menjadi peluang keuntungan atau mitigasi risiko yang signifikan bagi trader frekuensi tinggi dan perusahaan perdagangan algoritmik.
Kami melihat bahwa ke depannya, integrasi antara informasi politik berkecepatan tinggi dan pasar keuangan akan semakin erat. Pelaku pasar harus bersiap menghadapi dinamika di mana infrastruktur komunikasi langsung seperti Truth Social menjadi salah satu penentu utama arah likuiditas di berbagai bursa aset, termasuk kripto.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Buyback Treasury Capai US$6 Miliar Lagi: Jadi, Kenapa Bitcoin di Bawah US$80.000?

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Indeks Harga Saham Gabungan melangkah naik ke level 5.305 pada awal perdagangan

Saham Samsung Turun 3% Meski Laba Melewati US$80 Miliar: Apakah Kuartal Rekor Masih Belum Cukup?

Indeks harga saham gabungan naik ke level 5.282,31 didorong aksi beli asing
