Suku bunga Deposit Facility Bank Indonesia naik ke level 5 persen

Dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026, kami mencatat adanya keputusan penting terkait arah kebijakan moneter nasional. Bank Indonesia secara resmi memutuskan untuk menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 5 persen. Di sisi lain, bank sentral memilih untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 5,75 persen.
Kebijakan ini memegang peranan krusial di tengah dinamika ekonomi makro yang terus berkembang. Penyesuaian pada instrumen suku bunga Deposit Facility merupakan bagian dari strategi lanjutan Bank Indonesia untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah serta mengelola likuiditas di pasar keuangan domestik secara lebih terukur.
Bagi pasar aset kripto, langkah penyesuaian suku bunga ini dapat memberikan dampak psikologis tersendiri bagi para pelaku pasar di Indonesia. Ketika imbal hasil instrumen konvensional seperti perbankan mengalami penyesuaian, sebagian investor kerap mengevaluasi kembali alokasi portofolio mereka antara instrumen keuangan tradisional yang berisiko rendah dan aset digital yang memiliki volatilitas tinggi.
Kami melihat bahwa ke depan, langkah-langkah lanjutan dari Bank Indonesia akan sangat bergantung pada perkembangan indikator inflasi serta stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Pelaku pasar kripto domestik perlu terus memantau arah kebijakan moneter ini karena sentimen makroekonomi makro global dan nasional selalu memengaruhi likuiditas serta minat investasi secara keseluruhan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

BI: Defisit Transaksi Berjalan 2026 Diperkirakan 1,6-2,4%

BI Turunkan GWM Bank Konvensional Jadi 7%, Syariah 5,5%

Modal Asing Masuk US$9,9 Miliar, BI Pede Rupiah Bisa Stabil

Bank Indonesia proyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen

15 Saham Teratas di S&P 500 Kini Menyumbang 47% dari Nilai. Pada Gelembung Tahun 2000, Hanya 27%
