Video: Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

Kami di CoinMagnetic menyoroti pernyataan penting dari industri keuangan mengenai posisi Indonesia dalam lanskap investasi global. Para pelaku pasar dan pengelola investasi mengingatkan bahwa jika Indonesia dikategorikan sebagai standalone market atau pasar mandiri, investor asing dikhawatirkan akan menganggap tanah air tidak layak untuk dijadikan tujuan investasi yang aman dan menguntungkan.
Konteks dari kekhawatiran ini berakar dari penilaian likuiditas dan kedalaman pasar domestik yang belum sepenuhnya sejajar dengan bursa global utama. Dalam industri keuangan dan aset digital, status pasar mandiri sering kali dihindari karena dapat membatasi integrasi modal dan menurunkan minat investor institusional besar yang mengandalkan kemudahan keluar-masuk dana.
Dampak dari pandangan negatif investor asing ini dapat dirasakan langsung oleh ekosistem keuangan lokal, termasuk pasar kripto di Indonesia. Penurunan minat modal asing berpotensi menekan volume perdagangan, memperlambat adopsi aset digital, serta menciptakan volatilitas yang lebih tinggi akibat ketergantungan pada likuiditas domestik yang terbatas.
Prospek selanjutnya, kami melihat perlunya langkah strategis dari pemangku kepentingan dan regulator untuk memperkuat infrastruktur pasar serta menjaga daya saing. Tanpa perbaikan regulasi dan peningkatan kepercayaan global, risiko marginalisasi pasar domestik akan semakin nyata di tengah persaingan ketat ekonomi digital internasional.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Saylor Salahkan Kebijakan Perdagangan, Kenaikan Imbal Hasil, dan Belanja AI untuk Tantangan Bitcoin

Prajogo Pangestu meluncurkan buyback saham Rp1 triliun untuk stabilisasi pasar

Penurunan indeks NSE Nifty 50 dan BSE SENSEX picu kekhawatiran fiskal India

Transformasi status pasar modal dari negara berkembang menuju kategori maju

IHSG anjlok 5,05% pada 19/10/2026 dan tinggalkan level 5.000
