Danantara pangkas jumlah BUMN dari 1.074 menjadi di bawah 200 perusahaan

Kami di CoinMagnetic melihat langkah besar sedang terjadi di sektor badan usaha milik negara. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara bersiap melakukan transformasi besar-besaran dengan merampingkan struktur perusahaan pelat merah di Indonesia.
Dalam rencana strategis ini, jumlah entitas BUMN akan dipangkas secara drastis dari yang sebelumnya mencapai 1.074 perusahaan menjadi kurang dari 200 perusahaan saja. Kebijakan ini diambil untuk menciptakan efisiensi struktural dan operasional yang lebih optimal bagi perekonomian nasional.
Bagi ekosistem keuangan secara luas, konsolidasi skala besar ini diyakini membawa sentimen tersendiri bagi pasar aset digital dan investasi di Tanah Air. Penataan ulang portofolio negara diharapkan mampu memperkuat fundamental ekonomi makro, yang secara tidak langsung berdampak pada kepercayaan investor terhadap pasar kripto lokal.
Ke depan, kami akan terus memantau bagaimana proses restrukturisasi ini dieksekusi oleh BPI Danantara. Publik dan pelaku pasar kini menantikan langkah konkret selanjutnya terkait efisiensi korporasi negara ini dalam beberapa waktu ke depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Jim Cramer memperingatkan tiga risiko di balik reli saham kecerdasan buatan

Obligasi Bisa Menjadi Lindung Nilai terhadap Aksi Jual AI karena Korelasi Berubah Negatif

Danantara Siapkan Model Bisnis Baru Danareksa, Target Mulai 2027

Oracle dan OpenAI abaikan pertanyaan terkait pendanaan backlog senilai $664 miliar

AS Cairkan Saham Anthropic Terkait FTX seharga US$627 Juta. Siapa yang Dapat Bayaran?
