Peter Brandt sebut pola head-and-shoulders pada grafik mingguan emas

Pasar keuangan kembali dikejutkan oleh analisis teknikal terbaru dari trader veteran Peter Brandt. Melalui pengamatannya pada grafik mingguan emas, ia memberikan peringatan penting bahwa logam mulia ini berpotensi menghadapi tekanan jual yang cukup besar dalam waktu dekat.
Kekhawatiran ini muncul setelah Brandt menemukan formasi pola bearish yang dikenal sebagai head-and-shoulders pada pergerakan harga emas. Pola klasik ini secara historis kerap muncul ketika sebuah reli harga yang kuat mulai kehilangan momentum kenaikannya dan bersiap untuk berbalik arah.
Secara teknikal, pola tersebut membentuk tiga puncak di mana puncak yang berada di tengah menjadi yang tertinggi di antara ketiganya. Kehadiran formasi ini di chart mingguan menunjukkan bahwa tren naik yang selama ini dinikmati oleh para investor emas mungkin sedang berada di ambang pelemahan serius.
Bagi para pelaku pasar kripto yang kerap menggunakan emas sebagai aset lindung nilai tradisional, pergerakan ini tentu menjadi perhatian khusus. Koreksi tajam pada emas dapat memicu pergeseran sentimen risiko makroekonomi yang secara langsung turut berdampak pada dinamika harga aset digital.
Ke depan, para trader dan investor akan terus memantau konfirmasi lanjutan dari pola bearish ini pada penutupan mingguan. Jika level-level support penting berhasil ditembus, volatilitas di pasar emas dapat meningkat dan memberikan efek limpahan ke berbagai instrumen investasi lainnya.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Franchise Alfamart dan Warung Madura tawarkan peluang bisnis menjanjikan

Claude AI Beri Tip Palsu Pembunuhan ke Polisi

Mark Karpelès ungkap temuan chip mata-mata pada Ledger wallet tersegel

Pembebasan bersyarat dicabut membuat Indra Kenz harus kembali mendekam di penjara

Trauma 10/10 di Kripto: Apakah Trader Benar-Benar Mengurangi Leverage sebelum Hari Jadi?
