Langsung ke konten
RegulasiTurun

Tekan Impor LPG, Danantara Minta Pertagas Kembangkan Jargas Nasional

Sumber: CNBC Indonesia
Tekan Impor LPG, Danantara Minta Pertagas Kembangkan Jargas Nasional

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama dengan BP BUMN telah meminta Pertagas untuk mempercepat pengembangan jaringan gas (jargas) nasional. Langkah ini diambil dalam upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG, yang selama ini menjadi beban bagi perekonomian nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan LPG di Indonesia terus meningkat, dan ketergantungan pada impor menjadi semakin tinggi.

Pentingnya pengembangan jargas nasional tidak hanya terletak pada pengurangan ketergantungan terhadap LPG, tetapi juga pada upaya meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan mengembangkan jargas, diharapkan dapat menyediakan alternatif yang lebih murah dan lebih ramah lingkungan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. Selain itu, pengembangan jargas juga dapat meningkatkan akses energi di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Dampak dari pengembangan jargas ini diperkirakan akan berpengaruh positif terhadap pasar energi di Indonesia. Dengan berkurangnya ketergantungan pada impor LPG, stabilitas harga energi di dalam negeri diharapkan dapat terjaga. Hal ini juga dapat memberikan kesempatan bagi industri lokal untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian. Di sisi lain, pengembangan jargas juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dalam sektor energi.

Ke depan, diharapkan Pertagas dapat segera merealisasikan pengembangan jaringan gas ini dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Kerjasama yang baik antara semua stakeholder akan menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dengan demikian, target untuk mengurangi ketergantungan pada LPG impor dapat tercapai, dan Indonesia dapat menuju kemandirian energi yang lebih baik.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: September 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait