Langsung ke konten
PasarNaik

Satu Kenaikan Lagi lalu Selesai? Williams dari The Fed Melihat Jalur Lebih Lembut daripada Harga Trader

Sumber: BeInCrypto ID
Satu Kenaikan Lagi lalu Selesai? Williams dari The Fed Melihat Jalur Lebih Lembut daripada Harga Trader

Berdasarkan perkembangan terbaru dari bank sentral Amerika Serikat, Presiden Federal Reserve New York, John Williams, menyatakan bahwa ia tidak melihat alasan untuk menaikkan suku bunga lagi pada 2027. Meskipun demikian, ia tetap memperkirakan akan ada satu kenaikan lagi sebelum tahun ini berakhir. Pandangan ini memberikan gambaran langsung mengenai arah kebijakan moneter yang sedang dipertimbangkan oleh para pejabat tinggi Fed.

Pernyataan ini menjadi sangat penting karena menunjukkan adanya perbedaan persepsi antara pejabat bank sentral dan ekspektasi pelaku pasar. Latar belakang dari perdebatan ini berakar pada data inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang terus dipantau secara ketat oleh The Fed untuk menentukan langkah penyesuaian suku bunga selanjutnya dalam beberapa bulan mendatang.

Bagi pasar aset kripto, perbedaan pandangan ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap volatilitas harga. Pasar kripto sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga karena pengetatan moneter yang lebih agresif biasanya mengurangi likuiditas global dan menekan minat investor terhadap aset berisiko tinggi seperti Bitcoin dan altcoin lainnya.

Ke depan, kita perlu memantau bagaimana data ekonomi makro akan memengaruhi keputusan resmi Federal Reserve. Trader futures saat ini melihat jalur yang lebih tajam karena mereka memperkirakan kemungkinan sebesar 93% bahwa suku bunga akan berakhir pada 2027 setidaknya 50 basis poin lebih tinggi daripada proyeksi saat ini, yang dapat terus membayangi pergerakan pasar crypto.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait