John Rogers sebut Smucker dan 3 saham konsumer yang akan unggul saat gelembung AI pecah

Dalam sebuah analisis terbaru, John Rogers dari Ariel Investment menyebutkan bahwa empat saham konsumer, termasuk Smucker's, akan bersinar ketika gelembung AI mulai melemah. Rogers berpendapat bahwa meskipun saat ini banyak perhatian tertuju pada sektor teknologi yang didorong oleh kecerdasan buatan, investor perlu mempertimbangkan saham-saham yang lebih stabil dan memiliki fundamental yang kuat. Dalam pandangannya, Smucker's dan perusahaan-perusahaan sejenisnya dapat memberikan nilai jangka panjang yang lebih baik bagi para investor di tengah ketidakpastian pasar.
Pentingnya pernyataan ini tidak dapat diremehkan, terutama di tengah booming teknologi AI yang telah menarik perhatian besar dari investor dan analis. Banyak yang percaya bahwa ada potensi di pasar AI yang bisa mengubah berbagai industri, tetapi ada juga kekhawatiran bahwa ekspektasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyesuaian yang tajam ketika realitas tidak memenuhi harapan. Rogers menunjukkan bahwa saat gelembung ini mulai pecah, saham konsumer yang memiliki produk dasar dan konsumen yang setia akan menjadi pilihan yang lebih aman.
Dampak dari pernyataan ini terhadap pasar kripto dan saham bisa signifikan. Ketika investor mulai mengalihkan perhatian dari sektor teknologi yang berisiko tinggi, mereka mungkin mencari perlindungan di aset yang lebih stabil, termasuk saham konsumer dan, dalam beberapa kasus, aset kripto yang dianggap lebih aman. Ini dapat menyebabkan pergeseran besar dalam alokasi portofolio, di mana investor mungkin menjual aset berisiko tinggi untuk menempatkan uang mereka di tempat yang lebih aman.
Ke depan, prospek bagi saham-saham yang disebutkan oleh Rogers terlihat menjanjikan, terutama jika pasar mengalami volatilitas akibat ketegangan di sektor teknologi. Jika tren ini berlanjut, kita mungkin melihat peningkatan permintaan untuk produk-produk dari perusahaan seperti Smucker's, yang dapat mendorong kenaikan harga saham mereka. Selain itu, jika investor kembali ke nilai-nilai dasar dan fundamental, ini bisa menjadi sinyal positif bagi pasar secara keseluruhan, termasuk untuk sektor lain yang mungkin terabaikan selama periode pertumbuhan pesat AI.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

IHSG tertekan 0,80% di level 6.097 pada perdagangan 8 Oktober 2026

Fidelity prediksi laba Q3 bisa tumbuh 35% meski P/E pasar turun 10%

Saham PT Energi Mega Persada (ENRG) turun 5% setelah akuisisi perusahaan migas AS

Bitcoin mencapai 62% dari siklus halving, pertanda akhir bear market?

OJK soroti skema pembiayaan tadpole berisiko merugikan konsumen
