S&P Dow Jones Crypto Index Baru Abaikan Bitcoin, Bukan Protokol Penghasil Pendapatan

Tim CoinMagnetic melaporkan bahwa S&P Dow Jones baru saja meluncurkan indeks kripto terbaru, yaitu S&P Pantera Digital Asset Index. Namun, keputusan mengejutkan diambil dengan tidak memasukkan Bitcoin ke dalam indeks ini. Hal ini disebabkan oleh persyaratan yang mengharuskan aset digital untuk memiliki protokol penghasil pendapatan agar bisa terdaftar. Keputusan ini menuai banyak perhatian dari komunitas kripto, mengingat Bitcoin telah lama dianggap sebagai aset digital utama dan simbol dari pasar cryptocurrency secara keseluruhan.
Pentingnya langkah ini terletak pada bagaimana S&P Dow Jones, salah satu penyedia indeks keuangan terkemuka di dunia, mengakui dan mengatur ruang kripto. Dengan meluncurkan indeks yang tidak menyertakan Bitcoin, S&P Dow Jones memberikan sinyal bahwa mereka berfokus pada aset yang dapat menghasilkan pendapatan, seperti token yang berfungsi sebagai jaminan dalam ekosistem DeFi atau aset yang memiliki model bisnis yang jelas. Ini menunjukkan bahwa industri kripto mulai bergerak menuju pematuhan yang lebih ketat dan analisis yang lebih mendalam terhadap nilai fundamental dari aset digital.
Dampak dari keputusan ini pada pasar crypto bisa jadi signifikan. Banyak investor yang selama ini mengandalkan Bitcoin sebagai indikator utama untuk pergerakan pasar kripto akan merasa bingung dengan ketidakhadiran Bitcoin dari indeks baru ini. Hal ini bisa memicu volatilitas di pasar, terutama di kalangan investor institusional yang mengandalkan indeks untuk strategi investasi mereka. Selain itu, keputusan ini dapat mendorong perhatian lebih besar pada aset kripto lain yang memenuhi syarat untuk indeks tersebut, sehingga menciptakan peluang baru bagi token dan proyek yang mungkin sebelumnya kurang mendapat perhatian.
Melihat prospek ke depan, kami memperkirakan bahwa langkah S&P Dow Jones ini bisa memicu diskusi lebih lanjut tentang kriteria yang digunakan untuk mengkategorikan aset kripto. Investor dan pengembang mungkin mulai mencari cara untuk menciptakan atau mengadaptasi aset yang memenuhi persyaratan pendapatan, guna mendapatkan pengakuan di pasar yang lebih luas. Selain itu, kami juga mengharapkan munculnya lebih banyak indeks yang menilai dan mengkategorikan aset kripto berdasarkan kriteria yang lebih beragam, yang dapat membantu meningkatkan transparansi dan pemahaman di antara investor.
Dengan demikian, peluncuran S&P Pantera Digital Asset Index tanpa Bitcoin bukan hanya sekadar langkah baru dalam pengembangan indeks kripto, tetapi juga sebuah indikator perubahan arah dalam bagaimana aset digital dinilai dan diatur. Kami akan terus memantau perkembangan ini dan dampaknya terhadap pasar kripto secara keseluruhan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Juli 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Blockaid Telusuri Eksploitasi US$9,3 Juta di Flow Lender More Markets

Audit keamanan tidak mencegah 88% kerugian aset kripto sejak 2025

Solana rencanakan pemangkasan emisi SOL hingga US$1,5 miliar melalui voting

Upgrade Ethereum Glamsterdam targetkan gas limit 200 juta untuk kecepatan lebih tinggi

BounceBit tutup blockchain layer-1 setelah 286,5 juta token berpindah tangan
