BI tetapkan suku bunga acuan di 5,75% setelah 1,5 tahun rapat daring

Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Perdana yang dipimpin oleh Destry Damayanti. Keputusan ini diambil dalam konteks pemulihan ekonomi pasca pandemi, di mana BI berupaya untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Menariknya, rapat ini menjadi yang pertama diadakan secara tatap muka setelah 1,5 tahun dilaksanakan secara daring akibat pandemi COVID-19.
Pentingnya keputusan ini terletak pada upaya BI untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan mempertahankan suku bunga, BI berharap dapat memberikan kepastian bagi pelaku pasar dan masyarakat, terutama dalam hal investasi dan pembiayaan. Selain itu, langkah ini juga mencerminkan kepercayaan BI terhadap kondisi perekonomian saat ini yang mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah mengalami tekanan berat selama pandemi.
Dari sisi pasar, keputusan untuk tidak mengubah suku bunga acuan dapat memberikan dampak positif bagi sektor keuangan, terutama perbankan yang dapat tetap memanfaatkan kondisi suku bunga yang stabil. Hal ini diharapkan dapat mendorong kredit perbankan dan meningkatkan likuiditas di pasar. Namun, pelaku pasar juga akan tetap mengawasi faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi domestik, seperti kebijakan moneter global dan harga komoditas.
Ke depan, prospek ekonomi Indonesia masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pemulihan konsumsi masyarakat dan investasi. BI diperkirakan akan terus memantau perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi untuk membuat keputusan suku bunga di masa mendatang. Jika kondisi ekonomi terus membaik, tidak menutup kemungkinan BI akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga guna mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka panjang.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

BlackRock ungkap AI butuh 'uang mesin', stablecoin jadi kandidat utama

Gubernur BI prediksi suku bunga AS akan naik jadi 4% pada 2026

Bunga deposito Allo Bank melonjak menjadi 9% untuk menarik nasabah

BI Tanggapi Soal Transaksi Misterius di DANA, Minta Investigasi Total
