Transaksi digital QRIS melonjak 82% dengan total 5,50 miliar pada Juli 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa transaksi digital mengalami lonjakan signifikan, mencapai 5,50 miliar pada Juli 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan (yoy) sebesar 28,69% yang mencerminkan peningkatan adopsi teknologi pembayaran digital di Indonesia. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan infrastruktur dan akseptasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di berbagai sektor, termasuk ritel dan layanan keuangan.
Pentingnya pertumbuhan transaksi digital ini tidak dapat dipandang sebelah mata. QRIS merupakan inisiatif dari BI untuk mempermudah sistem pembayaran di Indonesia dengan menyediakan standar QR code yang dapat diterima di berbagai platform. Meningkatnya jumlah transaksi menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman menggunakan metode pembayaran digital, yang sejalan dengan tren global menuju cashless society. Selain itu, inisiatif ini juga mendorong inklusi keuangan di masyarakat, memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital.
Dampak dari pertumbuhan transaksi QRIS ini cukup besar bagi pasar. Dengan semakin banyaknya pengguna yang beralih ke pembayaran digital, institusi keuangan dan perusahaan teknologi finansial (fintech) harus beradaptasi dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Peningkatan transaksi ini juga dapat mempengaruhi nilai dan penggunaan aset digital di Indonesia, termasuk cryptocurrency yang semakin menarik perhatian masyarakat sebagai alternatif investasi.
Melihat ke depan, prospek untuk sistem pembayaran digital di Indonesia tampak cerah. Dengan terus berkembangnya infrastruktur teknologi dan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang manfaat pembayaran digital, kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut. BI dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan akan terus mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital yang lebih baik dan lebih inklusif. Hal ini bisa membuka peluang baru untuk inovasi dalam layanan keuangan yang lebih luas di masa depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Agustus 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Maya Protocol alami kerugian US$1,7 juta akibat peretasan di Agustus

Meta hadapi gugatan Rp22.900 triliun terkait fitur untuk anak-anak

BI pertahankan suku bunga 5,75% untuk Agustus 2026 sesuai prediksi

Rupiah menguat ke Rp 17.855 per dolar AS, Bos BI sebut stabilitas berlanjut

IHSG turun 0,60% pada sesi I menjadi 6.411 akibat penurunan saham BYAN
