Langsung ke konten
RegulasiTurun

Menteri Keuangan Purbaya fokus pada kepatuhan pajak dibandingkan utang

Sumber: CNBC Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya fokus pada kepatuhan pajak dibandingkan utang

Menteri Keuangan Purbaya baru-baru ini menegaskan bahwa pemerintah tidak akan hanya menambah utang untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Dalam sebuah pernyataan, Purbaya merespons dorongan dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai pembentukan peta jalan mitigasi utang pemerintah. Menurutnya, penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sebagai alternatif untuk menambah pendapatan negara.

Pernyataan ini tentu saja menjadi penting mengingat utang pemerintah Indonesia yang terus meningkat. Dengan kondisi ekonomi global yang tidak menentu, banyak pihak yang khawatir jika penambahan utang akan membebani generasi mendatang. Oleh karena itu, Purbaya menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan efektif agar masyarakat lebih patuh dalam membayar pajak.

Dari perspektif pasar, langkah ini bisa memengaruhi sentimen investor. Jika pemerintah berhasil meningkatkan kepatuhan pajak, hal ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap utang dan memperkuat posisi fiskal negara. Sebaliknya, jika gagal, bisa menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatan ekonomi Indonesia dan berpotensi mempengaruhi investasi asing.

Melihat ke depan, prospek untuk kebijakan ini sangat bergantung pada implementasi dan efektivitas dari strategi yang akan diterapkan. Purbaya berharap untuk dapat melihat peningkatan signifikan dalam pendapatan pajak yang dapat membantu menstabilkan kondisi fiskal tanpa harus menambah beban utang. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam program perpajakan yang lebih baik diharapkan bisa mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Agustus 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait