Handojo S. Muljadi dipanggil KPK, Tempo Scan beri klarifikasi

PT Tempo Scan Pacific Tbk mengonfirmasi bahwa Presiden Komisarisnya, Handojo S. Muljadi, telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi. Pemanggilan ini terkait dengan kasus yang sedang diselidiki KPK, namun detail spesifik mengenai kasus tersebut belum diungkapkan ke publik. Tempo Scan menegaskan bahwa mereka akan memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
Pentingnya pemanggilan Handojo S. Muljadi oleh KPK tidak dapat diabaikan, mengingat posisi strategisnya di perusahaan yang beroperasi di sektor kesehatan dan farmasi. Tempo Scan merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dalam bidang distribusi obat dan produk konsumen. Kasus ini berpotensi berdampak pada reputasi perusahaan serta kepercayaan publik terhadap manajemen dan operasionalnya.
Dampak dari pemanggilan ini dapat memengaruhi pasar saham, terutama yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Investor biasanya cenderung berhati-hati dalam merespons berita terkait pemanggilan pejabat tinggi perusahaan oleh lembaga penegak hukum. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi harga saham Tempo Scan di bursa, tergantung pada persepsi investor terhadap kemungkinan risiko yang dihadapi perusahaan.
Melihat ke depan, prospek bagi Tempo Scan mungkin akan bergantung pada hasil investigasi KPK serta respons perusahaan terhadap isu ini. Jika Tempo Scan dapat menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan kepatuhan hukum, hal ini dapat membantu memulihkan kepercayaan investor dan menjaga stabilitas bisnis ke depannya. Namun, jika investigasi mengarah pada isu yang lebih serius, konsekuensi bagi perusahaan bisa jauh lebih besar.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Palantir Technologies capai harga tertinggi US$190 didorong kepercayaan pasar

Adika Bakrie beli 750.500 lembar saham BRMS seharga Rp665 per lembar

Dua eksekutif Astra International tingkatkan kepemilikan saham secara signifikan

Anthropic Amodei Beri Peringatan Lagi, Kali Ini ke PBB: “AI Bisa Jadi Risiko bagi Umat Manusia”

Paramount Rayu Elon Musk untuk Investasi saat Saham Dekati Titik Terendah dalam Beberapa Tahun
