Peter Schiff Sebut Sebagian Besar Saham Sedang Bear Market karena Pemimpin AI Dorong Indeks

Sebagai pengamat pasar yang kritis, kami mencatat pernyataan terbaru dari Peter Schiff yang menyoroti kondisi bursa saham global. Menurut Schiff, sebagian besar saham saat ini sebenarnya sedang berada di dalam fase bear market, meskipun indeks acuan utama terlihat masih bertahan di level yang tinggi. Analisis ini didasarkan pada fakta bahwa ada 479 saham yang telah merosot hingga menyentuh level terendah dalam 52 minggu terakhir.
Kondisi ini terjadi di tengah dinamika pasar yang unik di mana pergerakan indeks utama seperti S&P 500 sangat bergantung pada segelintir sektor teknologi tertentu. Berdasarkan data dari Goldman Sachs, ketahanan indeks tersebut ternyata ditopang oleh kinerja para pemimpin kecerdasan buatan atau AI. Fenomena ini menciptakan ilusi kekuatan pasar, padahal mayoritas saham di luar sektor teknologi penopang tersebut justru mengalami tekanan jual yang cukup dalam.
Bagi para pelaku pasar kripto dan aset digital, situasi makroekonomi ini memicu perhatian khusus terhadap korelasi antara pasar saham tradisional dan aset kripto. Ketika likuiditas dan performa pasar saham terkonsentrasi hanya pada segelintir emiten AI, risiko volatilitas sistemik dapat meningkat jika sektor tersebut mengalami koreksi. Kami melihat ketimpangan ini sebagai sinyal kehati-hatian bagi investor yang memantau perpindahan modal antar instrumen investasi.
Kedepannya, kami memperkirakan para investor akan terus memantau apakah reli yang digerakkan oleh sektor AI ini mampu bertahan atau justru memicu kelelahan pasar. Jika saham-saham non-AI terus tertekan di zona bear market, tekanan makroekonomi ini berpotensi mengubah sentimen secara keseluruhan terhadap aset-aset berisiko, termasuk mata uang kripto, dalam beberapa waktu ke depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Penumpang KRL Makin Padat, Danantara Desak KAI Susun Masterplan

Transformasi RSPP diguyur Rp581 miliar oleh BP BUMN dan Danantara

Bitway meroket 5.000 persen ke level 2,75 dolar AS di tengah lonjakan open interest

Mengapa Tidak Ada di Bank of America yang Masuk Penjara seperti CZ?
