Imbal hasil obligasi AS yang melonjak menekan pasar kripto

Kami melihat pergerakan besar Bitcoin berikutnya kini sangat bergantung pada dinamika di pasar obligasi Amerika Serikat. Tekanan makroekonomi kembali membayangi aset kripto seiring dengan perubahan preferensi risiko para pelaku pasar global.
Konteks dari situasi ini terletak pada lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mencapai level tertinggi dalam 24 tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat obligasi negara semakin menarik di mata investor konvensional, sehingga memicu pergeseran modal dari instrumen berisiko tinggi.
Dampak pasar ini langsung dirasakan oleh sektor kripto, termasuk Bitcoin, yang menghadapi tekanan jual baru dan berkurangnya likuiditas jangka pendek. Kenaikan imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun yang sempat melesat di atas level krusial menjadi indikator utama pengetatan kondisi keuangan ini, berdasarkan analisis pasar Bitunix untuk Oktober.
Prospek selanjutnya mengharuskan para investor untuk terus memantau laporan inflasi dan kebijakan suku bunga berikutnya. Pergerakan harga Bitcoin akan sangat ditentukan oleh bagaimana data ekonomi makro AS ini meredakan atau justru memperparah tekanan pada pasar obligasi.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

PT Pertamina Geothermal Energy bor lima sumur panas bumi di 2026

Bitwise CIO Urutkan 4 Aset Kripto untuk Pertumbuhan Jangka Panjang, Dimulai dengan Bitcoin

Tekanan jual seret IHSG ke level terendah tiga bulan dengan koreksi 2,59%

Won Korea capai level tertinggi dua tahun di tengah tekanan saham chip

Token unlock senilai US$845,8 juta siap masuki pasar kripto pekan ini
