Langsung ke konten
PasarNaik

Perak Turun 52% dari All-Time High saat Kejutan Minyak Hormuz Mendorong Prediksi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Sumber: BeInCrypto ID
Perak Turun 52% dari All-Time High saat Kejutan Minyak Hormuz Mendorong Prediksi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kami di CoinMagnetic melaporkan bahwa harga perak telah turun sekitar 52% dari puncak tertingginya sepanjang masa (all-time high) saat ini, yang dipicu oleh ketegangan di Selat Hormuz. Ketegangan ini menyebabkan lonjakan harga minyak, yang pada gilirannya mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan meningkatkan suku bunga untuk mengatasi inflasi yang dipicu oleh kenaikan biaya energi. Harga perak saat ini berada jauh di bawah level kunci, yaitu $52 dan $69, yang sebelumnya menjadi patokan penting bagi para investor.

Konteks dari peristiwa ini sangat penting untuk dipahami, terutama dalam situasi ekonomi global yang sedang tidak menentu. Selat Hormuz adalah jalur strategis bagi pengiriman minyak, dan setiap ketegangan di wilayah tersebut dapat berdampak signifikan terhadap harga energi. Ketika harga minyak naik, biasanya inflasi juga meningkat, dan ini menjadi perhatian utama bagi bank sentral seperti The Fed. Dengan ekspektasi bahwa The Fed akan merespons situasi ini dengan menaikkan suku bunga, banyak investor mulai merevisi strategi mereka, termasuk dalam pasar logam mulia seperti perak.

Dampak pasar dari penurunan harga perak ini cukup signifikan. Sebagai salah satu logam berharga yang sering dijadikan lindung nilai terhadap inflasi, penurunan harga perak bisa mengindikasikan bahwa investor tidak lagi melihat perak sebagai aset yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain itu, dengan suku bunga yang diperkirakan akan meningkat, biaya peluang untuk memegang aset non-yielding seperti perak juga akan meningkat, sehingga dapat menekan permintaan lebih lanjut. Ini bisa memicu penurunan harga lebih lanjut jika situasi tidak membaik.

Melihat ke depan, prospek untuk perak dan pasar logam mulia secara keseluruhan masih penuh tanda tanya. Jika The Fed benar-benar memutuskan untuk menaikkan suku bunga, ini dapat memperburuk kondisi bagi perak dan logam lainnya. Namun, jika ketegangan di Selat Hormuz berlanjut atau memburuk, dan harga minyak tetap tinggi, ada kemungkinan investor akan kembali mempertimbangkan perak sebagai aset lindung nilai. Oleh karena itu, pemantauan terhadap kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik akan sangat penting bagi para pelaku pasar dalam waktu mendatang. Kami akan terus mengikuti perkembangan ini dan memberikan informasi terkini kepada pembaca kami.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Juli 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait