Pasokan uang global tembus $103 triliun, Bitcoin stagnan di tengah imbal hasil naik

Pasokan uang global telah mencapai rekor baru sebesar $103,66 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah uang yang beredar di seluruh dunia, mencerminkan kebijakan moneter yang longgar yang diterapkan oleh banyak bank sentral. Namun, kondisi ini tidak diikuti oleh kenaikan harga Bitcoin dan emas, yang menunjukkan respon pasar yang berbeda terhadap peningkatan likuiditas.
Pentingnya angka ini terletak pada dampaknya terhadap inflasi dan nilai aset. Ketika lebih banyak uang tersedia, umumnya diharapkan bahwa harga aset seperti Bitcoin dan emas akan naik, mengingat keduanya sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Namun, dengan imbal hasil obligasi yang meningkat, banyak investor mungkin beralih ke instrumen yang lebih tradisional dan aman, yang dapat menjelaskan mengapa Bitcoin dan emas tidak mengalami lonjakan harga yang seharusnya.
Dampak pasar dari situasi ini cukup signifikan. Bitcoin, yang sering dipandang sebagai penyimpan nilai alternatif, mengalami stagnasi harga meskipun dengan pasokan uang yang melimpah. Ini menunjukkan bahwa persepsi pasar terhadap Bitcoin mungkin telah berubah, dengan banyak investor yang lebih berhati-hati dalam memasukkan kripto ke dalam portofolio mereka. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengalihkan perhatian investor dari aset yang lebih berisiko seperti Bitcoin ke investasi yang lebih tradisional.
Melihat ke depan, prospek Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan akan sangat bergantung pada bagaimana bank sentral dan kebijakan moneter akan beradaptasi dengan situasi ini. Jika kenaikan imbal hasil terus berlanjut, kita mungkin akan melihat lebih banyak volatilitas di pasar kripto. Namun, jika kondisi ekonomi global mulai stabil dan imbal hasil menurun, ada kemungkinan Bitcoin akan kembali menarik minat investor sebagai aset lindung nilai.
Secara keseluruhan, penurunan harga Bitcoin di tengah pasokan uang yang meningkat menunjukkan bahwa pasar kripto masih beradaptasi dengan dinamika ekonomi global yang berubah. Investor di seluruh dunia akan terus memantau perkembangan ini, berharap untuk mendapatkan wawasan tentang ke mana arah pasar selanjutnya.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

IHSG anjlok 1,51% dan rupiah mendekati Rp18.000 akibat kebijakan baru BEI

BlackRock CIO Rieder alihkan investasi dari saham ke obligasi 7%

Risalah BOJ dan data ekonomi dorong pergerakan saham dan kripto minggu ini

Riot luncurkan bitcoin senilai $494 juta setelah lunasi pinjaman Coinbase

THORChain tidak akan memblokir $387 juta aset terkait peretasan Bitget
