Langsung ke konten
BursaNetral

Dasco tegaskan pasar modal punya fundamental kuat di tengah ancaman MSCI

Sumber: CNBC Indonesia
Dasco tegaskan pasar modal punya fundamental kuat di tengah ancaman MSCI

Kami di CoinMagnetic memantau perkembangan terbaru terkait pasar keuangan domestik setelah muncul rencana Morgan Stanley Capital International atau MSCI yang berniat menurunkan status bursa Indonesia. Menanggapi situasi ini, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan keyakinannya bahwa pasar modal Indonesia memiliki fundamental yang kuat dan tidak perlu terlalu khawatir terhadap penilaian tersebut.

Latar belakang dari dinamika ini bermula dari evaluasi berkala yang dilakukan oleh penyedia indeks global seperti MSCI terhadap likuiditas, transparansi, serta struktur kepemilikan saham di suatu negara. Rencana penurunan status ini tentu menjadi perhatian serius bagi para investor institusional maupun ritel yang mengandalkan indeks MSCI sebagai acuan dalam portofolio investasi global mereka di berbagai instrumen.

Bagi ekosistem aset digital dan keuangan secara keseluruhan, sentimen negatif dari pasar konvensional kerap kali memberikan efek limpahan atau spillover effect. Ketika ketidakpastian melanda pasar saham konvensional, likuiditas sering kali bergeser atau mengalami pengetatan yang secara tidak langsung dapat memengaruhi minat risiko investor terhadap instrumen alternatif seperti kripto di Indonesia.

Ke depannya, para pelaku pasar dan regulator diharapkan dapat memperkuat transparansi serta tata kelola pasar keuangan untuk menjaga kepercayaan investor asing maupun domestik. Kami akan terus memantau bagaimana respons lanjutan dari otoritas bursa dan pemerintah dalam menghadapi potensi penurunan status ini demi stabilitas ekonomi secara menyeluruh.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait