Langsung ke konten
PasarTurun

IHSG ambruk 31% sepanjang 2026 dengan Rp5.548 triliun raib

Sumber: CNBC Indonesia
IHSG ambruk 31% sepanjang 2026 dengan Rp5.548 triliun raib

Kami di CoinMagnetic mencermati tekanan berat yang tengah melanda pasar keuangan domestik menyusul pelemahan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang tahun 2026 ini, IHSG tercatat sudah anjlok hingga 31 persen. Penurunan tajam ini mencerminkan kondisi pasar yang kurang menguntungkan bagi para investor di bursa saham Indonesia.

Dalam tren penurunan yang terjadi, nilai kapitalisasi pasar yang lenyap mencapai angka fantastis sebesar Rp5.548 triliun. Tekanan eksternal, termasuk kebijakan dan sentimen dari penyedia indeks global MSCI, disebut-sebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu kepanikan dan aksi jual masif di kalangan pelaku pasar. Kondisi ini memperburuk kinerja bursa secara keseluruhan dalam beberapa waktu terakhir.

Bagi para pelaku pasar kripto, gejolak besar di pasar saham tradisional ini sering kali menjadi indikator penting terkait pergerakan likuiditas makroekonomi. Ketika pasar ekuitas mengalami koreksi parah dan dana triliunan rupiah menguap, kepercayaan investor terhadap aset berisiko kerap goyah. Arus modal keluar dari instrumen konvensional belum tentu langsung beralih ke aset digital, mengingat sentimen risk-off yang sedang mendominasi.

Kami melihat bahwa ke depan, pergerakan IHSG akan sangat bergantung pada respons kebijakan otoritas keuangan serta perkembangan sentimen dari MSCI. Jika tekanan terus berlanjut tanpa ada katalis positif yang kuat, volatilitas tinggi diprediksi masih akan mewarnai pasar keuangan. Investor diimbau untuk tetap memantau perkembangan makroekonomi ini dengan cermat.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait