Langsung ke konten
PasarNetral

Jim Cramer melihat harga minyak mentah bertahan di dekat $100 di tengah perang

Sumber: BeInCrypto ID
Jim Cramer melihat harga minyak mentah bertahan di dekat $100 di tengah perang

Harga minyak dunia baru-baru ini mengalami penurunan setelah klaim gencatan senjata energi yang dipromosikan oleh Donald Trump. Di tengah dinamika geopolitik dan pasar komoditas yang bergerak cepat, pernyataan tersebut sempat meredakan ketegangan jangka pendek bagi para pelaku pasar global.

Namun, di balik penurunan harga tersebut, tokoh finansial Jim Cramer menyampaikan pandangan yang berbeda dari sentimen umum pasar. Menurut Cramer, harga minyak mentah diproyeksikan akan tetap bertahan di dekat level 100 dolar Amerika Serikat selama konflik dan perang yang memicu ketidakpastian ini masih terus berlangsung.

Bagi para investor di pasar kripto dan aset berisiko, fluktuasi harga komoditas energi seperti minyak memiliki korelasi yang tidak bisa diabaikan. Pergerakan harga minyak mentah sering kali menjadi indikator utama tekanan inflasi global, yang pada gilirannya dapat memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral dan likuiditas pasar secara keseluruhan.

Kami melihat bahwa pasar kripto saat ini masih sangat sensitif terhadap makroekonomi, termasuk narasi seputar konflik geopolitik dan harga energi. Jika proyeksi harga minyak tetap tinggi di kisaran 100 dolar seperti yang diperkirakan Cramer, tekanan terhadap aset berisiko kemungkinan besar akan terus berlanjut dalam waktu dekat.

Kedepannya, kami menyarankan para pelaku pasar untuk tetap memantau perkembangan geopolitik serta data inflasi terkait energi. Kebijakan lanjutan dan realisasi dari berbagai klaim gencatan senjata ini akan menjadi penentu utama arah tren pasar global, baik di sektor komoditas maupun aset digital.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait