Michael Saylor menunjukkan Bitcoin stabil dengan volatilitas 39%, setara Nvidia

Michael Saylor, CEO MicroStrategy, baru-baru ini mengungkapkan melalui grafik bahwa volatilitas Bitcoin telah menyamai saham Nvidia, yang berada di angka 39%. Grafik ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin dikenal sebagai aset yang sangat fluktuatif, kini stabilitasnya cukup menarik perhatian investor. Saylor memperlihatkan bahwa yield STRC 12% milik Strategy fluktuasi lebih rendah dibandingkan dengan saham-saham dalam kategori Magnificent Seven.
Pentingnya grafik ini terletak pada argumen Saylor yang menyatakan bahwa Bitcoin telah menjadi 'jinak' dan lebih dapat diprediksi dalam pergerakannya. Dengan semakin banyak investor institusional yang memasuki pasar kripto, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stabilitas yang dapat mengubah pandangan masyarakat tentang aset digital ini. Hal ini juga mencerminkan bahwa pasar crypto mulai mengadopsi perilaku yang lebih mirip dengan pasar saham tradisional.
Dampak dari penemuan ini terhadap pasar crypto cukup signifikan. Stabilitas Bitcoin yang ditunjukkan oleh grafik Saylor dapat menarik lebih banyak investor institusional untuk berinvestasi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan permintaan dan mendorong harga Bitcoin ke level yang lebih tinggi. Jika Bitcoin dapat mempertahankan volatilitas yang lebih rendah, hal ini dapat membuatnya lebih menarik sebagai aset investasi jangka panjang.
Ke depan, banyak yang berharap bahwa tren stabilitas ini dapat terus berlanjut, dan Bitcoin akan semakin diterima sebagai aset yang solid dalam portofolio investasi. Dengan adopsi teknologi blockchain dan kripto yang semakin luas, kami berharap Bitcoin dapat menjadi salah satu pilar utama dalam dunia keuangan digital. Saylor sendiri telah menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap Bitcoin, dan ini dapat memicu gelombang positif di kalangan investor lainnya.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Aturan baru OJK untuk bank fokus pada rencana bisnis berbasis risiko

Bursa Efek Indonesia mulai terapkan IDSS dengan dua anggota bursa terlisensi

OJK berikan perlakuan khusus untuk debitur korban gempa NTT

Mark Cuban: 750.000 pekerjaan baru di AI bukan ancaman, tetapi peluang

Jababeka Caplok 51% Saham Kawasan Industri Seafer di Kendal
