Langsung ke konten
PasarNetral

Meski IHSG Anjlok1%, Asing Borong 10 Saham Ini

Sumber: CNBC Indonesia
Meski IHSG Anjlok1%, Asing Borong 10 Saham Ini

Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan berat pada perdagangan 15 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok sebesar 1,33% dan harus ditutup di level 5,863,78. Koreksi tajam ini mencerminkan sentimen negatif yang sedang melanda bursa domestik di tengah dinamika ekonomi makro global dan regional yang kurang bersahabat bagi para pelaku pasar.

Di tengah kejatuhan indeks tersebut, dinamika menarik justru terjadi pada aliran dana investor asing. Meskipun pasar secara keseluruhan berada di zona merah dan mengalami aksi jual pada banyak lini, pihak asing tercatat tetap agresif masuk ke pasar saham tanah air. Berdasarkan data perdagangan, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net foreign buy dengan nilai fantastis mencapai Rp567,96 miliar.

Fenomena pembelian bersih di tengah kejatuhan pasar ini tentu memberikan sinyal penting bagi sektor kripto dan aset berisiko lainnya di Indonesia. Masuknya likuiditas dari investor asing menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar besar melihat valuasi aset di Indonesia sudah berada pada level yang menarik atau undervalued setelah koreksi terjadi. Dalam konteks pasar keuangan yang saling terhubung, ketahanan likuiditas asing sering kali menjadi indikator awal stabilitas sentimen risk-on.

Ke depan, kami di CoinMagnetic melihat bahwa pergerakan lanjutan dari investor asing ini akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi domestik selanjutnya serta stabilitas nilai tukar Rupiah. Jika aksi borong ini berlanjut di tengah tren pelemahan indeks, hal tersebut dapat menjadi katalis pemulihan bagi pasar keuangan secara keseluruhan. Para pelaku pasar diimbau untuk tetap memantau pola aliran dana asing ini sebagai salah satu acuan penting dalam membaca arah tren jangka pendek.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Oktober 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait