Nasdaq futures naik 0,9 persen pada Senin pagi setelah aksi jual Jumat

Pasar keuangan global dan aset kripto baru-baru ini dikejutkan oleh volatilitas tinggi, menyusul aksi jual besar-besaran di Wall Street pada hari Jumat yang dipimpin oleh saham-saham sektor chip. Penurunan tajam tersebut sempat memicu kekhawatiran luas di kalangan investor akan terulangnya skenario buruk yang dikenal sebagai Black Monday, sebuah momok yang kerap menghantui pasar tradisional maupun pasar berisiko tinggi seperti aset digital.
Namun, ketegangan tersebut mulai mereda pada awal pekan ini. Berdasarkan pantauan kami di CoinMagnetic, kontrak berjangka Nasdaq 100 justru berbalik arah dan mencatatkan kenaikan sekitar 0,9 persen pada perdagangan Senin pagi. Pemulihan awal ini menunjukkan bahwa kepanikan pasar pada akhir pekan kemarin tidak serta-merta berlanjut menjadi tren penurunan yang berkepanjangan.
Pergerakan di pasar tradisional seperti Wall Street dan indeks Nasdaq memiliki korelasi yang signifikan terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan. Ketika pasar saham mengalami tekanan jual yang masif, aset kripto utama sering kali ikut terseret turun akibat aksi ambil untung dan likuiditas yang ketat. Sebaliknya, reli tipis pada kontrak berjangka ini memberikan sedikit ruang napas bagi para pelaku pasar kripto untuk meredakan kekhawatiran likuiditas.
Ke depan, kami memperkirakan volatilitas akan tetap tinggi seiring menunggu rilis data ekonomi makro terbaru dan arah kebijakan suku bunga global. Investor disarankan untuk tetap memantau indikator teknis dan sentimen pasar secara cermat, mengingat pemulihan yang terjadi saat ini masih bersifat rapuh dan rentan terhadap sentimen berita harian di sektor keuangan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Isu MSCI dorong rupiah ke level Rp 18.000 per dolar AS

Saham CXMT Turun 6,5% setelah Penjualan di AS dan Meski Laba Berbalik Arah

Kenaikan Suku Bunga The Fed sebelum Desember? Ben Emons Sebut Data, Bukan Pemilu Paruh Waktu, yang Menentukan

BREN Umumkan Buyback Rp1 T Usai Disorot OJK Soal Penjatahan IPO

Rupiah tertahan di level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan
