Permintaan emas India melemah saat harga bertahan di US$4.044,65 per Rabu

Sebagai tim di CoinMagnetic, kami memantau perkembangan pasar komoditas global yang kerap bersinggungan dengan aset kripto. Berita terbaru datang dari India, negara dengan konsumsi emas terbesar kedua di dunia, di mana para peritel perhiasan terbesar dikabarkan memilih menahan diri dan berencana membeli lebih sedikit emas untuk perayaan Diwali tahun ini. Langkah ini diambil karena mereka menunggu harga emas yang lebih murah di tengah dinamika pasar yang sedang berlangsung.
Secara historis, periode antara Oktober hingga Desember merupakan musim pembelian terbesar di India untuk logam mulia tersebut. Namun, situasi tahun ini menunjukkan pergeseran strategi akibat fluktuasi harga yang signifikan. Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu, harga emas diperdagangkan di level US$4.044,65, yang mencatat penurunan sebesar 3,26% dibandingkan posisi sebulan sebelumnya.
Perubahan perilaku pasar di India ini memiliki implikasi yang luas, mengingat India dan Cina bersama-sama menyumbang sekitar setengah dari total konsumsi emas global. Ketika negara konsumen utama seperti India mengurangi pembelian fisik, likuiditas dan sentimen terhadap aset lindung nilai tradisional ini mengalami tekanan. Kondisi ini sering kali memicu pergeseran perhatian investor ritel maupun institusional ke instrumen investasi alternatif lainnya.
Bagi pasar keuangan secara keseluruhan, termasuk aset kripto seperti Bitcoin yang sering disandingkan dengan emas sebagai penyimpan nilai digital, dinamika ini patut dicermati. Koreksi pada pasar emas konvensional dapat mencerminkan perubahan selera risiko makroekonomi secara lebih luas di kalangan investor global menjelang akhir tahun.
Ke depan, kami memperkirakan pergerakan harga emas akan sangat bergantung pada pemulihan permintaan fisik dari Asia serta kebijakan moneter global. Jika harga terus mengalami penyesuaian atau kembali stabil, para peritel perhiasan di India mungkin akan kembali meningkatkan pembelian mereka untuk memenuhi tradisi musiman yang krusial tersebut.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

CZ Bagikan Cara Tetap SAFU saat Gelombang Kebocoran Data Kripto Serang 4 Perusahaan Besar

BSI siapkan buyback saham hingga Rp500 miliar untuk jaga stabilitas harga

Lonjakan harga nikel dorong target saham Antam ke level Rp3.470

Bank Indonesia dan APUVINDO siapkan strategi perkuat pasar uang hingga 2027

Morgan Stanley nilai jeda suku bunga Fed hari ini belum hentikan pengetatan
