INET peroleh 60% saham Sarana Global Indonesia dengan Rp280,4 miliar

PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET) baru saja menyelesaikan penyertaan modal sebesar Rp280,4 miliar untuk mengakuisisi 60% saham di PT Sarana Global Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari strategi INET untuk memperluas usaha di bidang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dan meningkatkan posisinya di industri telekomunikasi. Dengan akuisisi ini, INET berencana untuk memperkuat jaringan serta infrastruktur kabel laut yang menjadi salah satu kebutuhan utama dalam pengembangan teknologi informasi di Indonesia.
Pentingnya akuisisi ini tidak dapat dipandang sebelah mata, mengingat pertumbuhan sektor telekomunikasi dan kebutuhan akan konektivitas yang semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk layanan internet yang cepat dan andal terus melonjak, baik di kalangan konsumen individu maupun bisnis. Dengan menguasai 60% saham di Sarana Global Indonesia, INET dapat lebih leluasa dalam mengembangkan proyek-proyek kabel laut yang mendukung konektivitas internasional dan domestik.
Dari segi dampak pasar, akuisisi ini diprediksi akan meningkatkan nilai saham INET di bursa. Investor biasanya melihat akuisisi strategis sebagai sinyal positif untuk pertumbuhan perusahaan di masa depan. Dengan semakin banyaknya proyek kabel laut yang direncanakan, INET dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri telekomunikasi.
Ke depan, INET diperkirakan akan fokus pada pengembangan infrastruktur dan meningkatkan kapasitas jaringannya. Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan pengalaman dan keahlian dari Sarana Global Indonesia untuk mempercepat pelaksanaan proyek dan menghadirkan inovasi baru. Dengan langkah ini, INET tidak hanya berinvestasi dalam pertumbuhan jangka pendek tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk keberlanjutan di masa depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: September 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Laba bersih GMF meningkat 23,5% menjadi Rp193 miliar di H1 2026

Vitalik Buterin jalankan Qwen3.8-Flash-Next di laptop, AI lokal semakin berperan

Prabowo rencanakan penutupan 750 BUMN untuk hemat Rp100 triliun

IHSG naik 0,42% meski tertekan oleh kenaikan suku bunga The Fed

Penyelidikan Korea Selatan seret 18 pengguna Polymarket dengan taruhan $12,7 juta
