IHSG melonjak 1,37% ke 6.319,61 didorong aksi beli asing Rp623 miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami lonjakan sebesar 1,37% pada 4 Agustus 2026, mencapai level 6.319,61. Lonjakan ini didorong oleh aksi beli yang signifikan dari investor asing, terutama di sektor perbankan. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp623,48 miliar, menunjukkan minat yang tinggi terhadap saham-saham di sektor ini.
Pentingnya pergerakan ini tidak dapat dipandang sebelah mata, terutama dalam konteks pemulihan ekonomi pascapandemi yang masih berlangsung. Sektor perbankan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, dan meningkatnya minat investor asing menunjukkan kepercayaan terhadap stabilitas dan prospek perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa. Hal ini juga mencerminkan optimisme terhadap kebijakan ekonomi yang sedang diterapkan oleh pemerintah.
Dampak terhadap pasar juga terlihat dari pergerakan saham-saham bank yang mengalami kenaikan harga. Saham-saham perbankan yang selama ini menjadi perhatian investor, kini semakin menarik perhatian dengan adanya influx modal dari asing. Kenaikan IHSG ini berpotensi menarik lebih banyak investor lokal untuk berpartisipasi di pasar, sehingga menciptakan siklus positif yang dapat mendukung pertumbuhan lebih lanjut.
Melihat prospek ke depan, kami berharap aksi beli asing ini tidak hanya bersifat sementara. Jika tren ini berlanjut, IHSG dapat terus mencatatkan rekor baru. Selain itu, kami juga mengharapkan adanya kebijakan yang mendukung dari pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga momentum positif ini. Investor diharapkan tetap waspada terhadap dinamika pasar dan terus memantau perkembangan yang ada.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Agustus 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

JPMorgan tinggalkan asumsi perang Iran dan sulitnya memodelkan akhir konflik

Transaksi jumbo Rp 738 miliar terjadi di Bank Ina Perdana (BINA)

Sanksi AS terhadap BitBank ancam pendanaan IRGC lewat kripto

Pertumbuhan stablecoin dari US$27 miliar ke lebih dari US$300 miliar menarik perhatian bank

Investor asing alokasikan Rp208 miliar untuk saham BMRI, tambang tertekan
