IHSG merosot 2,59 persen ke posisi 5.936,15 akibat tekanan sektor energi

Pasar saham domestik kembali mengalami tekanan berat pada perdagangan terbaru. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok sebesar 2,59 persen dan harus ditutup melemah di level 5.936,15. Koreksi tajam ini mencerminkan sentimen negatif yang sedang melanda bursa dalam negeri.
Tekanan utama pada perdagangan kali ini datang dari sektor energi yang mengalami penurunan paling dalam dibanding sektor lainnya. Pelemahan di sektor energi ini menjadi katalis negatif utama yang menyeret IHSG turun lebih dari dua persen dan keluar dari beberapa level penting sebelumnya.
Di tengah tren pelemahan pasar secara keseluruhan, PT Astra International Tbk (ASII) justru mampu mencatatkan kinerja positif dari sisi penjualan kendaraan. Berdasarkan data yang ada, penjualan mobil ASII tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 12,62 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Bagi para pelaku pasar kripto dan aset keuangan secara umum, pergerakan IHSG yang tertekan ini sering kali menjadi indikator penting dalam melihat minat risiko investor di kawasan regional. Volatilitas di pasar saham tradisional kerap memengaruhi likuiditas dan psikologis pelaku pasar dalam mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi, termasuk aset digital.
Ke depan, para investor diimbau untuk tetap mencermati perkembangan makroekonomi serta arah pergerakan sektor-sektor unggulan di bursa. Tim kami di CoinMagnetic akan terus memantau bagaimana dinamika pasar keuangan konvensional ini berimbas pada ekosistem aset kripto secara keseluruhan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Oktober 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Investor Siap-Siap, Besok Mau Ada Pengumuman Penting Ini dari GOTO

Jhonlin Baratama keluarkan Rp26,09 triliun untuk kuasai 30,25 persen saham Bayan Resources

Lonjakan harga minyak mentah di atas US$100 dipicu ketegangan di Timur Tengah

RUPSLB Besok, GOTO Mau Kurangi Modal dan Rombak Direksi

Muse Wonder dongkrak saham Meta 3,4% di tengah biaya kecerdasan buatan
