Langsung ke konten
InstitusionalNetral

HYPE menjadi holding terbesar kelima di ETF NCIQ Hashdex dengan 3,4%

Sumber: BeInCrypto ID
HYPE menjadi holding terbesar kelima di ETF NCIQ Hashdex dengan 3,4%

Hyperliquid HYPE baru saja resmi bergabung dengan exchange-traded fund (ETF) kripto NCIQ milik Hashdex, dan kini menjadi holding terbesar kelima dalam portofolio tersebut dengan bobot 3,4%. Keputusan ini muncul di tengah penurunan porsi Bitcoin dalam ETF tersebut, yang menunjukkan adanya pergeseran minat investor terhadap aset-aset kripto alternatif yang dianggap menjanjikan.

Pentingnya langkah ini tidak bisa dianggap remeh. Dengan HYPE yang masuk sebagai holding terbesar kelima, hal ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan aset kripto baru. Selain itu, ini juga menandakan bahwa strategi diversifikasi dalam investasi kripto semakin diperhatikan, terutama di saat Bitcoin yang selama ini menjadi primadona mengalami penurunan dalam porsi investasinya.

Dampak dari masuknya HYPE ke dalam ETF NCIQ Hashdex bisa dirasakan langsung di pasar kripto. Penurunan porsi Bitcoin bisa memicu pergeseran aliran modal ke aset-aset baru seperti HYPE, yang berpotensi meningkatkan likuiditas dan nilai pasar HYPE itu sendiri. Hal ini juga dapat menarik perhatian investor institusi yang mencari alternatif investasi di sektor kripto, yang selama ini didominasi oleh Bitcoin dan Ethereum.

Ke depan, prospek HYPE terlihat menjanjikan. Dengan semakin banyak investor yang membuka diri terhadap aset-aset alternatif, dan dengan dukungan dari ETF NCIQ Hashdex, HYPE berpotensi untuk terus tumbuh dan menarik lebih banyak perhatian di pasar. Selain itu, jika tren ini berlanjut, kita mungkin akan melihat lebih banyak aset kripto baru yang mendapatkan tempat dalam ETF, mengubah lanskap investasi di industri kripto secara keseluruhan.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: September 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait