Harga minyak global mencapai US$91, ancaman perang AS-Iran meningkat

Harga minyak dunia kembali mengalami penguatan signifikan, mencapai US$91 per barel pada perdagangan Selasa (18/8/2026) pagi WIB. Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran atas ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran, yang dapat mempengaruhi pasokan minyak global. Ketegangan ini muncul setelah serangkaian pernyataan keras dari kedua belah pihak, menimbulkan kekhawatiran di pasar bahwa konflik militer dapat terjadi.
Ketegangan antara AS dan Iran bukanlah hal baru, namun saat ini situasi semakin memanas, terutama dengan adanya laporan mengenai aktivitas militer yang meningkat di kawasan tersebut. Perang dagang dan sanksi yang diterapkan oleh AS terhadap Iran juga berkontribusi terhadap ketidakpastian di pasar energi. Mengingat Iran adalah salah satu produsen minyak terbesar di dunia, setiap gangguan pada pasokan minyak dari negara ini dapat berimbas besar pada harga minyak global.
Dampak dari kenaikan harga minyak ini terlihat jelas di pasar kripto. Dengan harga minyak yang meningkat, investor cenderung mencari aset yang lebih stabil dan menghindari risiko. Hal ini dapat menyebabkan penurunan permintaan untuk mata uang kripto, yang dikenal memiliki volatilitas tinggi. Selain itu, kenaikan biaya energi dapat mempengaruhi biaya operasional penambangan kripto, yang dapat mengakibatkan penurunan dalam aktivitas penambangan dan, pada gilirannya, pasokan kripto di pasar.
Ke depan, pasar akan terus memantau perkembangan situasi ini dengan cermat. Jika ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat, kita mungkin akan melihat lonjakan lebih lanjut dalam harga minyak, yang dapat memperburuk kondisi di pasar kripto. Di sisi lain, jika kedua belah pihak dapat meredakan ketegangan, ada potensi bagi harga minyak untuk kembali stabil, yang dapat memberikan dampak positif bagi pasar kripto. Investor disarankan untuk tetap waspada dan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal ini dalam strategi investasi mereka.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Agustus 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

S&P 500 Turun, Bitcoin Reli saat Trader Menanti Risalah The Fed: Apa Selanjutnya?

Peter Schiff Sebut Reli Bitcoin Terbaru Sebagai Peluang Jual saat BTC Mendekati US$65.000

Benny Anwar Mundur Dari Jajaran Direksi TAYS

Cramer sebut Micron, SanDisk, Seagate, dan Western Digital bisa terus naik

BI: Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4%
