Langsung ke konten
PasarTurun

Harga minyak dunia naik tipis setelah anjlok lebih dari 5%

Sumber: CNBC Indonesia
Harga minyak dunia naik tipis setelah anjlok lebih dari 5%

Harga minyak dunia mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Rabu pagi (5/8/2026), setelah mencatatkan penurunan signifikan lebih dari 5% pada hari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah perhatian pasar yang terus memantau perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, yang dapat memengaruhi pasokan minyak global.

Pentingnya situasi ini tidak dapat dipandang sebelah mata. Anjloknya harga minyak lebih dari 5% pada hari Selasa dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan peningkatan pasokan minyak dari Iran seiring dengan kemajuan dalam negosiasi kesepakatan nuklir. Jika kesepakatan tercapai, Iran berpotensi untuk kembali memasok minyak ke pasar global, yang dapat menyebabkan kelebihan pasokan dan penurunan harga lebih lanjut.

Dampak dari fluktuasi harga minyak ini jelas terasa di pasar energi dan pasar keuangan lainnya. Penurunan harga minyak kemarin berdampak negatif pada saham-saham perusahaan energi, sedangkan kenaikan tipis hari ini memberikan sedikit harapan bagi investor. Namun, ketidakpastian mengenai hasil negosiasi AS-Iran masih membayangi pergerakan harga minyak ke depan.

Prospek pasar minyak ke depan akan sangat tergantung pada perkembangan lebih lanjut dalam negosiasi antara AS dan Iran. Jika kesepakatan berhasil dicapai, kita mungkin melihat lonjakan pasokan minyak yang signifikan, yang bisa mendorong harga turun lebih jauh. Sebaliknya, jika negosiasi menemui jalan buntu, harga minyak bisa kembali menguat seiring dengan pengurangan pasokan dari negara-negara lain yang saat ini menjaga produksi mereka dalam batas tertentu. Para analis akan terus memantau situasi ini dengan seksama untuk menilai dampak jangka panjangnya terhadap pasar minyak global.

CoinMagnetic

Tim CoinMagnetic

Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.

Diperbarui: Agustus 2026

Ingin mendapatkan berita lebih awal?

Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.

Ikuti saluran

Berita terkait