Andrew Yang usulkan pajak AI sebagai alternatif pajak penghasilan

Andrew Yang, mantan kandidat presiden AS, kembali menyoroti pentingnya penerapan pajak terhadap kecerdasan buatan (AI) sebagai alternatif untuk pajak penghasilan. Dalam pernyataannya, Yang mengacu pada laporan dari Bridgewater Associates yang memperingatkan bahwa sekitar 18% pekerjaan dapat dipindahkan ke teknologi AI dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi, banyak pekerjaan yang berpotensi hilang, dan Yang berupaya mengatasi dampak ini melalui pendekatan perpajakan yang inovatif.
Pentingnya usulan Yang terletak pada fakta bahwa perkembangan teknologi telah mengubah lanskap pekerjaan secara drastis. Dengan otomatisasi yang semakin meluas, banyak pekerja tradisional menghadapi risiko kehilangan pekerjaan mereka. Pajak AI, menurut Yang, dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintah yang dapat digunakan untuk mendukung program pelatihan ulang bagi pekerja yang terdampak oleh perubahan ini. Ini bukan hanya tentang mengumpulkan pajak, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang mendukung transisi menuju dunia kerja yang baru.
Dampak dari ide ini dapat mempengaruhi pasar secara luas, terutama dalam sektor teknologi dan pekerjaan. Jika pajak AI diterapkan, perusahaan-perusahaan teknologi mungkin harus mempertimbangkan kembali strategi bisnis dan pengembangan produk mereka. Ini bisa mendorong perusahaan untuk berinvestasi lebih banyak dalam program tanggung jawab sosial dan pelatihan pekerja, sekaligus mengubah cara mereka berinteraksi dengan tenaga kerja. Investor juga akan mengamati bagaimana kebijakan ini dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan di sektor teknologi.
Melihat ke depan, harapan Yang adalah agar ide ini dapat memicu diskusi yang lebih luas di kalangan pembuat kebijakan dan masyarakat. Dalam konteks pergeseran besar dalam cara kita bekerja, pajak AI bisa menjadi solusi yang berkelanjutan untuk menangani tantangan yang dihadapi oleh pekerja. Jika berhasil diimplementasikan, ini bisa menjadi model bagi negara lain yang menghadapi masalah serupa, membuka jalan bagi reformasi perpajakan yang lebih luas dan berorientasi masa depan.
Tim CoinMagnetic
Investor kripto sejak 2017. Kami berinvestasi dengan uang sendiri dan menguji setiap exchange secara langsung.
Diperbarui: Agustus 2026
Dari analisis kami:
Ingin mendapatkan berita lebih awal?
Ikuti saluran Telegram kami – kami memposting berita dan analisis terkini.
Ikuti saluranBerita terkait

Obligasi dorong saham turun setelah Wall Street capai rekor baru

Utang AS US$40 Triliun: Bisakah Warga Amerika Bahkan Mampu Beli Bitcoin dan Aset Kripto Saat Ini?

OJK catat 16 penyelenggara pinjaman daring dengan TWP90 di atas 5%

Yen melemah dan imbal hasil melonjak, dampaknya pada Bitcoin di Jepang

Pinjaman Kripto Turun 17% ke US$56 Miliar, Penurunan Tiga Kuartal Berturut-turut
